Warga Sebuton Cari Sinyal ke Desa Lain

0
680
TOWER KOMUNIKASI: Salah satu tower komunikasi milik PT Telkomsel di Natuna. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – TIDAK adanya jaringan telekomunikasi menjadikan proses percepatan pembangunan terhambat terutama di pedesaan yang sedang gencar dibangun pemerintah daerah. Hal ini dirasakan warga pelosok yakni Kampung Sebuton, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat. Sebab, komunikasi merupakan kebutuhan yang mendasar untuk menunjang aktivitas hari-hari.

Umar seorang warga Kampung Sebuton Desa Mekar Jaya menuturkan, sebelum berdirinya Kabupaten Natuna terkesan kurang diperhatikan. Karena dahulu, akses menuju Kampung Sebuton hanya melalui jalur laut masuk ke sungai.

”Dulu tidak ada akses masuk ke kampung Sebuton ini, dan jalur yang bisa ditempuh hanya menggunakan pompong dan kota yang terdekat adalah Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat,” kata Umar, saat ditemui di kediamannya di desa Mekar Jaya, Kamis (28/9).

Baca Juga :  Limbah B3 Ditemukan di TPA

Sekarang ini menurutnya, pembangunan sudah mulai terlihat dari pembangunan jalan masuk hingga jaringan listrik yang sudah bisa menerangi masyarakat mulai di Desa Pian Tengah sampai Desa Mekar Jaya.

”Saat ini sudah banyak pembangunan di kampung kami, mulai dari jalan sampai jaringan listrik. Namun, yang belum masuk ke desa kami hanya jaringan telekomunikasi. Jadi kalau mau menghubungi keluarga yang ada dikota Ranai, harus pergi ke Desa Pian Tengah dulu baru dapat sinyal,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, tidak adanya jaringan telekomunikasi tentunya menyulitkan berbagai hal. Untuk aktivitas pembangunan yang ada saat ini, banyak dibantu dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri serta sejumlah perusahaan ditambah lagi melalui dana desa.

Baca Juga :  Dua Hari Diterpa Hujan, Air Parit Meluap

Namun sangat disayangkan, pembangunan yang pesat tidak diikuti dengan perkembangan jaringan telekomunikasi. Sehingga masyarakat kesulitan, untuk menghubungi sanak keluarga yang jaraknya berjauhan di tambah harus ke desa sebelah agar mendapatkan sinyal.

”Dengan adanya bantuan tersebut, kita sangat bersyukur dan akan menjaga semampu kita. Dan yang terpenting adalah pembangunan yang ada bisa berlanjut. Sehingga akses perekonomian warga sekitar bisa meningkat,” tandasnya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here