Warga Suku Laut Butuh Binaan Pendidikan Islam

0
240
WARGA Suku Laut atau Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kecamatan Selayar saat mengikuti pawai Taaruf MTQ Ke-VII tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Lingga. F-ISTIMeWA

LINGGA – Sekertaris Kecamatan Selayar Sabirin meminta adanya perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Anambas, maupun Pemerintah Pusat terhadap keberadaan orang suku laut atau Komunitas Adat Terpencil (KAT) Pulau Lipan yang berada dalam wilayah Kecamatan Selayar.

Saat ini, keberadaan masyarakat ini seperti terabaikan dari berbagai sektor. Momen MTQ ke-VII Provinsi Kepri di Kabupaten Lingga diharapkan bisa berdampak positif bagi keberadaan masyarakat ini untuk pengetahuan di bidang keagamaan.

”Moment MTQ ke-VII tingkat Provinsi kepri ini diharapkan ada biasnya, terhadap keberadaan masyarakat suku laut Pulau Lipan yang berada di kecamatan Selayar. Bagimana yang kita tahu bersama, bahwa masyarakat suku terasing (suku laut) ini merupakan bunda dari masyarakat Melayu Lingga dan mereka ini merupakan aset daerah dan bisa menjadi icon parawisata budaya Lingga,” kata Sabirin, kemarin.

Saat ini, warga suku laut di Pulau Lipan sudah mulai memiliki kepercayaan terhadap agama Islam dari aliran kepercayaan yang selama ini dianut. Beberapa diantaranya sudah masuk agama Islam, dan sudah mulaj belajar membaca Alquran.

”Saya berharap, agar ada sentuhan yang lebih mendalam tentang Alquran, seperti adanya tenaga pengajar mengaji dan bimbingan salat bagi mereka,” imbuhnya. (tir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here