Warga Tanjung Ayun Sakti Dapat Prona

0
1092
Rapat: Camat Bukit bestari, Faisal Pahlevi sedang memberikan penjelasan dalam rapat bersama. f-DOKUMEN TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari menerima program Proyek Nasional (Prona) untuk pembuatan sertifikat gratis.

Camat Bukit Bestari, Faisal Pahlevi menurutkan, program Prona tersebut merupakan limpahan dari Kecamatan Tanjungpinang Timur. Dalam proses atau tahap pengukuran dan penetapan penerima dilaksanakan pegawai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang dibantu pihak kelurahan.

”Jadi dalam penetapan penerima tidak melibatkan pihak kecamatan, namun ada berkas yang perlu di legalisir di kantor,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (3/1).

Rencananya ada sekitar 100 lahan tanah yang akan diterbitkan sertifikat gratis. Kini masih dalam proses penyelesai berkas. ”Kalau tak salah di mulai Desember kemarin, pihak kelurahan yang mengumpulkan data sesuai usulan yang masuk,” paparnya.

Baca Juga :  Gedung SDIT As-Sakinah 2 Mulai Dibangun

Ia menambahkan, sebagian warga yang memiliki bangunan rumah diatas laut, BPN bisa menerbitkan legalitas hak pakai. Semacam sertifikat, hanya bedanya memiliki jangka waktu pemakaian sekitar 20 tahun. ”Jadi setelah dua puluh tahun di perpanjang kembali hak pakainya,” ungkapnya.

Dituturkanya, kemungkinan di 2018 ini akan ada program penerima Prona, hanya saja terkait jumlahnya nelum diketahui pasti. ”Mudah-mudahan di 2018 ini Kecamatan Bukit Bestari menerims Prona ini, tapi belum terima informasi lebih lanjut dari BPN. Ini akan sangat membantu warga yang selama ini mengharpkan memiliki sertifikat tanah,” tambahnya.

Baca Juga :  18 PKB dan PLKB Jadi Pegawai Pusat

Lurah Tanjung Ayun Sakti, Vinna menuturkan, kini membantu warga menyiapkan berkas sesuai ketentuan dari BPN. ”Waktu pengumpulan berkas terbilang singkat, sekitar sebulan, alhamdulillah sudah banyak yang mengurus yang kami sampaikan melalui Ketua RT dan RW. Mudah-mudahan di 2018 menerima program yang sama,” tuturnya.

Ia menilai, warga di kawasannya banyak yang tinggal di rumah laut. Bisa saja diterbitkan legalitas namun sebatas hak pakai.
Terkait bisa atau tidaknya juga ditentukan pegawai BPN. (DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here