Warga Tenggel Kembali Keluhkan Listrik

0
344
KETUA RT09 Pulau Tenggel Darwin bersama Ketua RW. f-istimewa

KELONG – Warga Pulau Tenggel, Kecamatan Bintan Pesisir kembali mengeluhkan tentang layanan listrik. Sampai saat ini, masih ada rumah warga yang tidak menikmati listrik. Darwin Ketua RT setempat mengatakan, di Pulau Tenggel tepatnya di depan Pulau Kelong, terdapat lebih dari 125 rumah warga. Dari jumlah itu, tidak sampai 100 rumah yang dipasang jaringan listrik. Namun, aliran listrik yang disalurkan ke rumah itu, bukan dari listrik PLN.

”Sebagian warga kami, masih mengandalkan aliran listrik mesin genset, bantuan dari pemerintah daerah Bintan yang lama. Zaman pemerintahan Pak Ansar dulu. Karena ini dikelola warga setempat, makanya hidupnya cuma 4 jam. Dari jam 6 sore, sampai jam 10 malam,” ungkap Darwin.

Perangkat RT dan RW Pulau Tenggel, ditambahkan Darwin, sudah pernah menyarankan agar jaringan listrik PLN yang ada di Pulau Kelong, dialirkan ke Pulau Tenggel, pada tahun 2014 dulu. Saat itu, PLN berjanji akan mengalirkan arus ke Pulau Tenggel. ”Sampai tahun 2018 ini, PLN tak kunjung menepati janjinya. Apalagi pemerintah, belum ada solusi,” ucapnya.

Beberapa tahun lalu, Distamben dan Bappeda Bintan pada masa pemerintahan Ansar-Khazalik, sudah membuat perencanaan untuk mengalirkan listrik dari Korindo (Bintan Timur) menuju Tanjung Serindit, dan terkoneksi ke Pulau Tenggel, diteruskan ke Pulau Kelong, sampai ke Kecamatan Mantang. Bahkan, perencanaan ini sudah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.

”Kami sangat berharap aliran listrik PLN ke pulau-pulau itu. Tapi kok tak ada lagi tindak lanjutnya. Warga kami sangat mengharapkan listrik hidup 24 jam,” kata Andrinaldi, Ketua RW setempat, Sabtu malam lalu. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here