Warga Tionghoa Gelar Sembahyang Arwah

0
551
PROSES SEMBAHYANG: Warga Tionghoa yang berada di Wihara sedang prosesi sembahyang arwah. F-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Warga Tionghoa yang tinggal di daerah pelantar melaksanakan sembahyang arwah, merupakan tradisi turun temurun yang biasa dilakukan pada bulan tujuh dalam kalender penanggalan lunar atau Imlek. Pantauan dilapangan, warga Tionghoa sudah mulai memadati wihara dan bahkan ada yang melaksanakan di rumah masing-masing, Selasa (4/9). Bahka ada yang mengaku datang dari luar daerah untuk sembahyang. Seperti pada Wihara Bahtra Sasana juga melakukan sembahyang arwah, masyarakat dari pagi hingga siang hari mulai berdatangan.

Salah satu warga yang datang ke Wihara Bahtra, Ayong mengatakan, pelaksanaan sembahyang sudah menjadi tradisi masyarakat Tionghoa yang dilakukan setahun sekali. Tujuan utama tradisi ini dipercaya para keluarga yang telah mendahului dilepaskan dari derita serta sebagai bentuk penghormatan leluhur. ”Satu tahun sekali, kita lakukan untuk menghargai para leluruh serta para arwah,” katanya.

Menurutnya, sembahyang arwah bertujuan untuk keselamatan dan keberkahan. ”Kita kan hidup di sini bukan hanya manusia saja, ada makhluk lain yang juga menghuni,” ucapnya. Sementara Aming, tujuan ritual sembahyang ini untuk memberi makan arwah sehingga diharapkan tidak menimbulkan efek buruk kepada manusia.

Usai meletakkan dupa di altar sesajian langsung membakar ratusan lembar uang sembahyang dengan tujuan untuk membagikan rezeki kepada arwah kerabat mereka di surga. ”Hidup mereka sama dengan kita, perlu uang juga untuk belanja. Kita kirimkan uang sembahyang ini untuk bekal mereka disana,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Reni menambahkan, sembayang kalender lunar bulan 7 ada tiga kali. Yang kali ini pertengahan untuk leluhur yang dilaksanakan di wihara atau rumah masing-masing. Sedangkan awal dan akhir pada 15 September nantinya di laksanakan pukul 17.00 Wib di rumah masing-masing. ”Kami tadi pagi sudah sembahyang arwah kakek di rumah nenek. Nanti sore di rumah,” ungkapnya dengan segala perlengkapan yang sudah dipersiapkan.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here