Warga TPA Tersenyum, Segera Nikmati Listrik

0
539
Warga TPA Batu 13, Tanjungpinang Timur merasa senang dikunjungi Wakil Wali Kota Tanjungpinang terkait proses pemasangan jaringan listrik di kawasan itu. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Warga di kawasan TPA Batu 13 Tanjungpinang bisa tersenyum, sebab rumahnya akan segera dialiri listrik.

Hal ini tidak terlepas dari komunikasi antara Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma bersama Kepala PLN Area Tanjungpinang melalui PLN Rayon Bintancenter, Andi Arif.

Rahma menuturkan, listrik menjadi salah satu kebutuhan yang tidak terpisahkan. Banyak aktivitas yang memerlukan aliran dayanya.

“Kasihan warga di sekitar, sudah lama mendambakan listrik. Sudah jadi kebutuhan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (19/12) di sela-sela mengunjungi lokasi itu.

Ia berharap ke depan anak-anak di kawasan itu bisa leluasa belajar di malam hari. Para orangtua bisa menggunakan daya listrik untuk belbagai hal. Mulai dari memasak nasi, mencuci pakaian dan menggunakan kipas angin bertenaga listrik.

Baca Juga :  Tim Saber Pungli Incar Kepsek

Bahkan ia menambahkan, pemasangan bertepatan di akhir tahun, bagi beragama Nasrani jaringan listrik ini bisa menjadi kado Natal. Setelah terpasang, mereka bisa menikmati daya sepuasnya.

Rahma mengaku menerima informasi terpasang tiang listrik dari warga. Ini semakin memperkuat semangat mereka, bahwa daya listrik akan segera mengalir ke rumah-rumah.

“Saya dapat kabar dari warga yang merasa senang karena tiang sudah berdiri di kawasan itu. Ini tanda jajaran PLN komitmen membantu masyarakat Tanjungpinang,” tuturnya.

Ia menuturkan, tidak pernah ragu dengan kinerja PLN Tanjungpinang. Sebab, sebelumnya pernah membantu mengkomunikasikan pemasangan daya di kawasan Dompak.

Pemasangannya tentu tidak bisa segera, ada prosedur yang dilalui. Ia pun mengambil bagian menjadi jembatan komunikasi antara PLN dan masyarakat.

Baca Juga :  BPOM Kepri Amankan 11.058 Jenis Kosmetik Ilegal

“Saya biasanya memberi tahu warga untuk sabar menunggu proses. Mulai dari pemasangan tiang dulu. Tentu tiang listrik itu pun ada melalui pengajuan dulu. Setelah itu, pemasangan jaringan atau kabel dan meteran disetiap rumah,” ucapnya.

Mantan anggota DPRD Kota Tanjungpinang itu pun menuturkan, ada tarif yang harus dibayar, namun ia berjanji akan ikut mengawal agar biaya yang dikenakan seminimal mungkin.

“Saya juga ajak biro berkomunikasi agar ikut beramal dengan membantu mereka tidak memungut biaya besar,” paparnya.

Ia meyakini masyarakat tidak akan mempersoalkan biaya, asalkan rumah mereka bisa dialiri listrik. Hal itu terbukti di lokasi-lokasi sebelumnya.

Baca Juga :  HET Gas 3 Kg di Bintan Rp15 Ribu

Manager Rayon Bintancenter, Andi menuturkan, masih on proses. Kini, sudah memasang tujuh tiang di kawasan itu. Setelah itu dilanjutkan dengan pemasangan jaringan atau kabel.

“Bila ini sudah selesai baru pemasangan meteran. Tidak lama lagi setelah pelanggan membayar biaya penyambungan sesuai ditentukan secara nasional,” tuturnya.

Terkait jumlah pelanggan baru di kawasan itu, Andi menuturkan sekitar 10 rumah. Bila nanti bertambah sudah lebih mudah karena sudah ada jaringan.

“Terpenting ada jaringan dulu yang sulit jika belum ada jaringan dan tiang listriknya,” paparnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here