Waspadai Narkoba di Roro

0
639
Test urine: Pegawai Pemprov Kepri saat mengikuti test urine di di gedung aula Kantor Gubernur beberapaw aktu lalu.f-suhardi/TANJUNGPINANG POS

MBS penyebrangan pelabuhan feri, speed boad maupun Roro di Kepri tidak ad pengcekan megunakan X Tray? Hanya ada di pelabuhan Punggur, itupun untuk penumpang yang amsuk ke Batam. Penumpang yg membawa sabu, ganja, narkotika sudah tentu tidak terlacak. Sedangkan dimana2 banyak spanduk bertuliskan berantas narkoba. Narkoba dibrantas, tapi penyelundupan justru dipermudah.
+6285668430633

Pecat Pejabat Madat!
GUBERNUR Kepri, Nurdin Basirun mengambil suatu langkah yg tepat untuk menguji urine pegawai negeri di bawah jajarannya agar ketahuan siapa2 yg pemakai narkoba. Narkoba telah diumumkan pemerintah Jokowi, di samping pungli dan korupsi harus diberantas tuntas. Gimana mau menjadi pertugas yg baik dirinya sendiri terlibat kasus narkoba. Tentu lebih baik diberhentikan saja(Dipecat) dari pada berkembang dan menular kpd orang lain.
+6281364252006

Tanggapan:
Saya selalu memberi kesempatan kepada BNNP Kepri untuk melakukan pemeriksaan urine secara berkala kepada ASN, PTT, THL di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri. Hal ini sebagai salah satu upaya memotong mata rantai perkembangan Narkoba. Para abdi negara di lingkungan Pemprov Kepri harua bebas narkoba.

Baca Juga :  Rapikan Pasar Potong Lembu

Kalau ada yang terindikasi narkoba, kita akan tindak tegas. Kepala BNNP Kepri tentu tugas yang diemban level yang makin tinggi. Kita akan mendukung upaya dan kegiatan yang dilakukan BNNP Kepri.

Kami tahu Kepri ini tempat singgahnya peredaran narkoba, maka dari itu dibutuh penanganan khusus. Berbeda dengan daerah-daerah lainnya, kami perlukan kerja sama dengan BNN yang sudah memiliki jaringan luas untuk memastikan penanganan narkoba.

Dalam berbagai kesempatan saya selalu mengajak masyarakat untuk berperan aktif mencegah peredaran dan mencegah pengguna narkoba di Kepulauan Riau. Saya selalu menyampaikan agar semua kalangan peduli dengan bahaya zat perusak generasi bangsa ini.

Kalau semua bersama-sama memeranginya, tentu harapan kita, narkoba sudah tidak ada lagi di Kepri. Termasuk saat kunjungan ke pulau-pulau, ke sekolah-sekolah, saya selalu menyampaikan pesan bahaya narkoba. Caranya dengan aktif kegiatan keagamaan dan olah raga.

Baca Juga :  Prioritaskan Program RLTH

Saya tentu kesal jika sudah selalu mengajak menghindari narkoba, namun masih ada pegawai di lingkungannya yang terlibat. Kita mesti ingat keluarga, dan kasihan orang tua yang telah membesarkan dan mendidik kita.

Aparat keamanan di Kepri, juga sudah berupaya optimal mencegah masuknya narkoba termasuk bahan-bahan dasar untuk narkoba. Termasuk mengawasi pelabuhan tikus agar tidak dimanfaatkan sindikat peredaran narkoba.

Aparat keamanan melakukan perannya, masyarakat juga dengan peran di lingkungan sendiri harus aktif mencegah dan memerangi narkoba.

Saya risau dengan cara bandar dan pengedar memangsa korban narkoba mereka. Seperti di Karimun, korbannya hingga ke para pelajar. Karena itu saya meminta semua kalangan untuk peduli dengan bahaya zat perusak generasi bangsa ini. Untuk para pelajar, jangan hanya diserahkan kepada guru untuk peran itu. Orang tua juga harus ikut aktif dan peduli dengan persoalan ini.

Baca Juga :  Sampai Kapan Kepri Tak Berwagub?

Kalau semua bersama-sama memeranginya, kita harap narkoba sudah tidak ada lagi di Kepri. Untuk lingkungan pemerintahan malah, untuk tahun ini, sudah dua kali dilakukan tes urine mendadak untuk para pegawai.

Pasokan narkoba ke negeri ini seperti perang yang tidak tampak. Para produsen narkoba ingin merusak generasi Kepri dengan zat ini. Malah, ada saja narkoba jenis baru yang diproduksi untuk mencelakakan masyarakat.

Dengan memunculkan jenis-jenis baru, mereka berupaya memasok kepada berbagai kalangan, mulai dari para pelajar hingga orang dewasa. Nurdin takut perubahan-perubahan yang dilakukan bandar narkoba bisa membuat rusak, terutama kalangan anak-anak. (ais/mas)

H Nurdin Basirun
Gubernur KEPRI

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here