Waspadai Peredaran Suket Paslu

0
202
Warga Tanjungpinang saat perekaman KTP-el di Kantor Disdukcapil Tanjungpinang belum lama ini. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Masih banyak warga Ibu Kota Provinsi Kepri berpegangan dengan KTP berbasis aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

TANJUNGPINANG – Padahal KTP Siak sudah tidak boleh lagi dikeluarkan sejak 1 Januari 2015. KTP SIAK juga sudah tidak berlaku lagi. Hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 dan Peraturan Presiden (Perpres) 112 tahun 2013 tentang Penerapan KTP Berbasis NIK secara nasional bahwa kartu identitas penduduk yang berlaku saat ini untuk usia 17 tahun ke atas hanya KTP Elektronik (KTP-el).

Divisi Perencanaan, Anggaran dan Program Data KPU Kota Tanjungpinang, Zulkifli Riawan mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang memberikan dua pilihan kepada masyarakat untuk tetap bisa menyalurkan hak suaranya pada 27 Juni 2018 nanti.

Dua pilihan tersebut, yaitu Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau surat keterangan dikenal dengan sebutan suket. Suket sebagai penganti KTP-el hanya berlaku enam bulan saja. Dan dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang.

Kalau diantara dua dokumen administrasi tersebut tidak ada, maka masyarakat dipastikan tidak bisa memilih hingga mencoblos kepala daerah Kota Tanjungpinang tahun 2018 ini.

Ini diatur di Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/ atau Walikota dan Wakil Walikota di pasal 5 ayat 2 di huruf d berbunyi, berdomisili di daerah pemilihan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Sedangkan di huruf e, dalam hal pemilih belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sebagaimana dimaksud pada huruf d, dapat menggunakan Surat Keterangan dikenal dengan sebutan Suket yang diterbitkan dinas yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat. ”Jangan sampai ada suket palsu, ini yang tak kita inginkan,” kata Zulkifli Riawan, kemarin.

Sambung Zulkifli Riawan mengatakan, masih ada kesempatan bagi masyarakat mengantongi KTP SIAK untuk melakukan perekaman KTP-el di kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang.

Perekaman KTP-el sangatlah penting serta dibutuhkan untuk data kependudukan. Salah satunya untuk mensukseskan Pilkada Tanjungpinang tahun ini. Sambung dia, kalau sudah melakukan perekaman, masyarakat tersebut akan mendapat suket yang dikeluarkan oleh Disdukcapil Kota Tanjungpinang. Karena, alasan selama ini oleh pemerintah daerah belum bisa dicetak KTP-elya. ”Yang paling penting itu rekam dulu dan dapat suket. Itu dulu.Kalau sudah ada suket berarti sudah bisa memilih wali kota nanti,” tegas dia.

Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto belum bisa membeberkan berapat warga masih ber-KTP SIAK. ”Saya mau cek kesehatan dulu ya,” tegasnya singkat.(ANDRI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here