Wawasan Kebangsaan Bekal Bagi Mahasiswa KKN

0
46
REKTOR UMRAH Prof Syafsir Akhlus menyapa mahasiswanya usai memberikan pembekalan KKN. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prof Dr Syafsir Akhlus MSc berikan pembekalan kepada 10 mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) wawasan kebangsaan dan KKN bersama.

Kegiatan akan dilaksanakan di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara dengan peserta dari seluruh PTN se-Indonesia. Ia menuturkan, ini adalah kesempatan bagi mahasiswa terpilih mengikutinya. Disampaikan Prof Syafsir Akhlus didampingi oleh Ketua LP3M UMRAH Dr Viktor Amrifo SPi MSi, Senin (8/7) di Gedung Auditorium UMRAH dan Ruang Serbaguna lantai 3 Rektorat UMRAH, Dompak.

Ia menekankan kepada mahasiswa UMRAH, harus memberikan pemahaman literasi informasi kepada penduduk desa dari ancaman hoax atau berita bohong.

Diawali dengan pembekalan bagi mahasiswa KKN Reguler, Rektor UMRAH berikan pengarahannya. Dihadapan para peserta yang akan melaksanakan KKN tiga bulan di berbagai daerah. Disampaikan bahwa peran mahasiswa saat ini sangat penting bagi masyarakat desa khususnya mengenai literasi informasi.

”Mahasiswa UMRAH harus berikan pemahaman literasi informasi kepada penduduk desa dari ancaman hoax,” ujar Prof Syafsir Akhlus.

Menurutnya, mahasiswa ini adalah generasi milenial yang tingkat kemampuan dalam menganalisanya terbilang baik. Sorenya, Prof Akhlus kembali berikan pembekalan bagi kepada 10 orang mahasiswa yang akan mengikuti KKN Kebangsaan dan KKN Bersama.

”Selamat untuk saudarasaudara yang terpilih mewakili UMRAH, sebagai peserta KKN Kebangsaan dan KKN Bersama. Perlu diketahui, bahwa peserta adalah orang-orang pilihan. Mahasiswa berprestasi terutama di bidang akademiknya. Jadi harus membuktikan dan menunjukkan kepada seluruh peserta yang ada bahwa saudara mahasiswa UMRAH mampu dan bisa diandalkan,” ucap Prof Akhlus kepada 10 orang peserta KKN terpilih.

Untuk itu, ia juga mengingatkan menjaga nama baik kampus. ”Jadi saya ingatkan kepada saudara-saudara, agar dapat menjaga nama baik kampus kita ini. Baik buruknya tergantung saudara-saudara saat di sana,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar dapat melestarikan pantun dilokasi KKN nantinya ”Saya minta untuk lestarikan Pantun,” tuturnya. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here