Weni: Jangan Pilih-pilih Sekolah Lanjutan

0
1066
TARIAN: Siswa SMPN 5 Tanjungpinang sedang mempersembahkan tarian kepada tamu undangan di acara perpisahan. f-DESI LIZA PURBA/TANJUNGPINANG POS

Tunggu Pengumuman, Sekolah Adakan Pelepasan Siswa

TANJUNGPINANG – SMPN 5 Tanjungpinang menggelar acara pelepasan siswa kelas IX di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang, Senin (22/5).

Acara ini dihadiri sekitar 196 siswa yang telah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), serta para wali murid dan Ketua PKK Tanjungpinang, Hj Yuniarni Pustoko Weni.

Weni mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Hanya saja jangan memilih-milih SMA atau SMK tujuan.

Begitu juga dengan siswa SD, jangan pilih-pilih sekolah SMP. Semua bagus, tergantung dari diri sendiri mau belajar atau tidak
Hal ini juga diungkapkan Weni di hari yang sama acara perpisahan siswa SDN 011 Tanjungpinang Timur.

Baca Juga :  Pemenang IT Fest BP Batam Dapat Beasiswa

”Pemerintah sudah menetapkan rayon agar tidak terjadi penumpukan siswa pada satu sekolah tertentu. Maka ini juga perlu diperhatikan bersama,” ujarnya di hadapan siswa.

Selain itu, meminta para orangtua aktif memantau pergaulan anak di luar. Jangan sampai lalai, yang mengakibatkan anak salah pilih pergaulan dan cara hidup ke depan.

”Demi masa depan anak-anak, peran serta orangtua untuk aktif sangat dituntut. Apalagi era zaman sekarang pergaulan perlu dipantau, sebab perpacu dengan kemajuan teknologi,” ungkapnya.

Kepala SMPN 5 Tanjungpinang, Yulismar menuturkan, pelepasan atau acara perpisahan siswa dilakukan sebelum pengumuman kelulusan yang diperkirakan 2 Juni mendatang.

Baca Juga :  Sekolah Swasta Diharapkan Bentuk Wadah Persatuan

Meski demikian, meyakini siswa akan lulus seratus persen sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Perayaan perpisahan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena siswa mengadakan drama cerita rakyat terkait Maling Kundang.

Mungkin cerita ini sudah tak asing lagi di tengah masyarakat, namun yang membedakannya, siswa mengemas sesuai era sekarang. Ibu Maling kundang diperankan siswa yang cantik, serta cara mengirimkan pesan tidak lagi menggunakan surat tetapi melalui handphone dengan aplikasi whatsapp.

”Siswa kreatif, mengemas kembali cerita Maling Kundang tetapi tidak meninggalkan nilai-nilainya yaitu menghargai orangtua,” tuturnya.

Baca Juga :  Wako Tegaskan Tugas Fungsi Guru

Selain itu, acara lainnya sama seperti perpisahan pada umumnya yaitu ada tarian, paduan suara, vocal grup, kata sambutan dan lainnya. ”Acara pada umumnya sama, cuman kali ini dramanya yang bagus,’ ungkapnya.

Ia berharap siswa yang lulus dapat menjaga nama baik sekolah, serta jalinan silaturahmi tetap terjaga.

”Semoga siswa sukses dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, serta tetap merasa memiliki sekolah dengan tetap menjalin silahturahmi,”pesannya singkat.(DESI LIZA PURBA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here