Wira Pratama Kalahkan BBM 757 Kepri di Final

0
410
RAFA striker Wira Pratama Junior melewati dua pemain SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri A, pada kompetisi U-10 BRC Lagoi Cup Series 2. F-YENDI/TANJUNGPINANG POS

LAGOI – Wira Pratama Junior berhasil mengalahkan SSB Bina Bintang Muda (BBM) 757 Kepri, pada pertandingan final BRC Lagoi Cup Series 2, Minggu (8/3) kemarin. Wira Pratama berhasil menjuarai kompetisi sepak bola U-10, sekaligus memboyong piala bergilir GM PT BRC Lagoi.

Kompetisi usia dini di bawah 10 tahun (U-10) BRC Lagoi Cup Series 2 diikuti 13 tim, terdiri empat grup. Pertandingan dengan sistem setengah kompetisi ini, dibuka secara resmi oleh Dian Nusa Kepala Diskop UKM Perindag mewakili Bupati Bintan, Sabtu (7/3). Saat membuka kejuaraan, Dian Nusa yang juga menjabat sebagai Pembina Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (Fossbi) Bintan ini, didampingi oleh A Yani, dari PT BRC Lagoi.

Baca Juga :  Terakhir, Ibnu Grahan Seleksi Pemain di Lingga

Setelah menjalani kualifikasi grup, Blue Eagle Batam menang 4-0 atas Racing Club, di babak delapan besar. Pada pertandingan perempat final lainnya, Nanda Futsal Academy (NFA) Batam tersingkir setelah kalah adu penalti atas tim Bintanesia Kijang (0-2). Sementara, Wira Pratama Jr menang 2-0 saat berhadapan dengan tim Salsabila. Sedangkan tim SSB BBM 757 Kepri C menang atas tim BBM 757 A, dengan skor 2-0.

Pada pertandingan semifinal, Wira Pratama menang atas tim Blue Eagle Batam. Satu tiket babak final lainnya didapatkan tim SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri C, setelah menang lewat drama adu penalti atas Bintanesia (2- 0). Di partai final, Wira Pratama Jr menang tipis 1-0 atas SSB BBM 757 Kepri.

Baca Juga :  Momon Faulanda Adinata Pimpin PASI Tanjungpinang

”Dengan hasil ini, piala bergilir diboyong oleh tim Wira Pratama Junior,” kata Yani, mewakili manajemen BRC Lagoi.

ada kesempatan sebelumnya, Dian Nusa mewakili Bupati Bintan menyambut positif dengan kompetisi U10 BRC Lagoi Cup Series 2 ini. Saat ini, pemerintah nasional sampai ke tingkat daerah mendorong pembinaan anak usia dini, untuk cabor sepak bola.

”Di Kabupaten Bintan, kita juga mendorong agar kompetisi usia dini dijalankan. Karena, kompetisi ini awal melahirkan pemain sepak bola yang profesional,” kata Dian Nusa. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here