Wisata Anambas Seperti Raja Ampat

0
89
M Nur A Nasution Director Batam Tourism Polytechnic (BTP) menyerahkan cinderamata kepada Bupati KKA Abdul Haris SH saat menggelar pelatihan tata kelola destinasi. f-istimewa
Banyak pihak menilai Kabupaten Kepulauan Anambas dinilai selevel dengan wisata Raja Ampat, karena kekayaan potensi dan keindahannya yang sangat luar biasa.

ANAMBAS – M Nur A. Nasution Director Batam Tourism Polytechnic (BTP) mengatakan, apabila di kawasan Timur Indonesia ada Raja Ampat maka disisi barat Indonesia ada Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

”Potensi wilayah ini sangat luar biasa, baik itu di laut maupun di darat dan hanya tinggal bagaimana pengelolaannya,” kata Nasution, Kamis (11/4).

Ia mengatakan, saat ini sektor pariwisata Anambas masih tertidur dan tugas bersama untuk membangunkannya.

”Anambas punya potensi yang masih tertidur, dan ini harus dibangunkan agar mampu menjadi salah satu yang terbaik di dunia,” tuturnya.

Ia melanjutkan, industri pariwisata sudah berkembang pesat bahkan Migas yang dulunya menjadi primadona saat ini sudah tertinggal.

”Pariwisata ini tidak akan habis, makin lama apabila dikelola dengan baik maka akan semakin baik dan minati,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk membangunkan potensi itu salah satunya dengan meningkat Sumber Daya Manusia (SDM).

”Maka dari itu ke depan anak-anak Anambas, yang memiliki potensi harus dibawa ketempat yang dapat membangkitkan adrenalin dalam mengembangkan pariwisata,” ujar dia.

Nasution menyampaikan, saat ini Indonesia menjadi negara nomor 1 halal tourism di dunia.

Kepri sendiri menjadi yang ketiga, di Indonesia di bawah Lombok dan Aceh.

”Hal ini memungkinkan untuk Anambas, menjadi salah satu yang terbaiknya,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendapatkan penghargaan sebagai sponsorship terbaik, dari Kampus Sahid Bintan Tourism Institute (SBTI).

Penghargaan itu diberikan pihak Kampus SBTI, pada saat acara wisuda batch 18 dan 19 di Ballroom Bintan Lagoon Resort, Lagoi, Kamis (11/4).

Karena selama tiga tahun berturut-turut, Pemkab Anambas mengirim putra putri Anambas untuk belajar di SBTI.

Pengiriman anak daerah itu, Pemkab Anambas turut membiayai pendidikan hingga selesai.

Sejak tiga tahun berturut-turut mulai dari 2017, hingga 2019 Pemda telah memberikan subsidi belajar di SBTI sebanyak 87 orang.

Bantuan itu diberikan kepada anak-anak Anambas yang tidak melanjutkan lagi ke Perguruan tinggi, dan diprioritaskan bagi anak-anak yang tergolong keluarga tidak mampu dan tentu harus melewati seleksi terlebih dahulu.

Dipilihnya Kampus SBTI, karena selama ini kampus tersebut telah memiliki reputasi baik bagi lulusan kampus itu dalam hal SDM pariwisata seperti di kawasan wisata Lagoi.

”Benar kita kemarin dapat penghargaan dari SBTI, karena Pemda terus menerus mengirim siswa untuk sekolah di SBTI sejak 2017 hingga 2019. Pak Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra yang hadir diacara tersebut. Tahun 2017 ada 30 siswa, 2018 30 siswa juga, sedangkan 2019 hanya 27 orang saja,” kata Yunizar, selaku Kepala DPMPTSP-Nakertrans Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.(INDRA GUNAWNA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here