Wisatawan Ikut Saksikan Lomba Kapal Hias

0
656
MEWAH: Kapal mewah milik yachter saat singgah di Bintan tahun lalu. f-yusfreyendi/tanjungpinang pos

FBK 2017 Kian Seru, Yatcher Sudah Mulai Masuk Bintan

Event Festival Bahari Kepri (FBK) tahun 2017 kembali memberikan nuansa tersendiri bagi pariwisata bahari Bintan. Saat ini, sudah belasan yacht sudah masuk ke perairan Bintan.

BINTAN – Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, efek ekonomi dari FBK 2017 saat ini, tidak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu. Terutama untuk kunjungan turis asing ke Bintan, dengan menggunakan kapal wisata (yacht). Kunjungan itu bakal memberikan penghasilan bagi masyarakat Bintan.

”Kita baru dapat laporan, sudah ada belasan yacht yang masuk ke perairan Bintan. Mereka nantinya menuju Lagoi. Kita menyambut baik dan turut menyukseskan Festival Bahari Kepri dalam rangkaian event wisata tahunan di Kepri ini,” ujar H Apri Sujadi.

Dari laporan sementara, sebanyak 160 orang yachter dari pelbagai negara akan berkunjung ke Bintan dengan menggunakan 40 yacht. Mereka akan menyambangi Bintan dan bertamasya, 19 sampai dengan 22 Oktober mendatang.

Kedatangan para yacht ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, dengan menggabungkan event Wonderfull Sail to Indonesia, dengan Wonderfull Sail to Bintan.

Kapal yacht yang berisikan masing-masing empat orang itu akan berangkat melalui dua negara, ke pelabuhan internasional Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi. Diantaranya 13 kapal berangkat dari Australia dan 27 kapal dari Singapura.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira mengatakan yacht dari Australia dan yacht dari Singapura, akan bergabung di Indonesia pada 19 Oktober.

”Jadi total wisatawan yang akan berkumpul nantinya sekitar 160 orang. Mereka akan mengikuti berbagai acara hingga 22 Oktober mendatang,” ujar Luki, Kamis (12/10).

Acara pertama yang akan dilalui oleh perserta yaitu melepaskan ribuan bibit babby turtle (tukik) di Pantai Banyan Tree Lagoi pada 20 Oktober. Lalu, bergegas menuju Vihara Patung Seribu (Lohans Tample) untuk melihat keindahan dan keunikan vihara tersebut.

Selanjutnya, mereka akan menyaksikan perlombaan lomba sampan naga dalam acara Festival Bahari Kepri (FBK) di Kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang. Kemudian juga menyaksikan lomba perahu hias dalam acara Festival Sungai Carang (FSC) di Senggarang, Tanjungpinang.

”Selesai menyaksikan kedua festival mereka akan dijamu makan malam di Gedung Daerah dan kembali lagi ke Lagoi,” terangnya.

Keesokan harinya, 22 Oktober mereka akan bertamasya ke Pulau Beralas Pasir (White Sand Island). Di sana mereka akan menyelam menikmati indahnya eksositem bawah lalu serta berpesta pora.

Kemudian, dilanjutkan dengan mengunjungi Sekolah Kapal Jong sekaligus menyaksikan perlombaan tradisional kapal kecil itu di Desa Teluk Bakau. Setelah itu berangkat ke Tanjungpinang lagi untuk menyaksikan Carnaval Kepri dan kembali ke Lagoi.

”Mereka akan dijamu makan malam di Lagoi Bay. Di sana mereka akan bergembira karena ada berbagai acara yang meriah. Esoknya, 23 Oktober mereka kembali pulang ke asalnya,” tutupnya.(YENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here