Wisman Singapura Terbanyak

0
658
PULAU PENYENGAT: Peserta wisatawan saat jelajah Pulau Penyengat saat berada di Pulau Penyengat. Destinasi wisata ini sudah dikenal oleh turis mancanegara. Banyak objek wisata peninggalan sejarah, masih terawat dengan baik dan layak dikunjungi oleh wisatan luar negeri dan dalam negari. f-istimewa

Kunjungan wisman ke Tanjungpinang dari awal tahun hingga sampai Agustus 2017 ini didominasi oleh turis Singgapura. Jumlah turis yang masuk mencapai 71.166 atau naik 17,46 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

TANJUNGPINANG – Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Turis yang datang ke Tanjungpinang terdiri dari beberapa negara asal, yang tertinggi dari Singapura, disusul Malaysia dan Tiongkok di urutan ketiga. Untuk turis dari Singapura jumlahnya mencapai 49,5 persen dari total turis yang ke Pinang. Sementara dari Malaysia 12 persen serta Tiongkok 7,2 persen. Selebihnya, ada dari India, Korea Selatan, Philipina, Jepang, Inggir, Australia Amerika dan sejulah negara lainnya.

Secara umum, jumlah kunjungan wisman ke kepri secara kumulatif yang terbesar dari pintu masuk Kota Batam yaitu sebanyak 962.985 kunjungan (73,03 persen). Sementara pintu masuk turis umumnya aa di tiga daerah di kepri, yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Karimun.

”Jika dibandingkan dengan bulan Agustus tahun 2016, kunjungan wisman Agustus 2017 ke Kepri juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 23,26 persen,” kata Ketua BPS Provinsi Kepri Panusunan Siregar saat ekspos bulanan di Tanjungpinang, Senin kemarin.

Panusunan juga menjelaskan, Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada bulan Januari hingga Agustus 2017 didominasi oleh wisman hingga Agustus 2017 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase sebesar 49,50 persen dari total jumlah wisman pada Januari-Agustus 2017.

Secara kumulatif, dari Januari hingga Agustus tahun 2017 ini, jumlah kunjungan wisman ke Provinsi Kepri mencapai 1.318.566 kunjungan atau naik 4,69 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.259.521 kunjungan.

”Jadi jumlah kunjungan wisman ke Kepri dari Januari hingga Agsutus 2017, dimana tersebar di empat pintu masuk yakni di Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun berjumlah 1.318,566 wisman,” jelasnya.

Terkait, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada bulan Agustus 2017 mencapai rata-rata 55,68 persen, atau naik 1,95 poin dibanding TPK Juli 2017 sebesar 53,73 persen.

”Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Agustus 2017 adalah 2,26 hari, atau naik 0,06 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Juli 2017,” ucapnya.

Selama bulan Januari-Agustus 2017 wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 652.731 kunjungan ke Kepri. Jumlah kunjungan terbanyak kedua adalah wisman dari Malaysia. Jumlah kunjungan wisman Malaysia sebesar 160.899 kunjungan atau 12,20 persen dari total kunjungan ke Kepri selama Januari-Agustus 2017.

Secara berturut-turut, jumlah kunjungan sepuluh terbanyak selain wisman berkebangsaan Singapura dan wisman berkebangsaan Malaysia adalah wisman berkebangsaan Tiongkok, India, Korea Selatan, Philipina, Jepang, Inggris, Australia, dan Amerika. Kontribusi dari wisman 10 negara terbanyak yang mengunjungi Kepri sebanyak 85,78 persen dari total seluruh kunjungan wisman pada bulan Januari-Agustus 2017.

Pada bulan Agustus 2017, wisman Singapura yang berkunjung ke Kepri sebanyak 83.545 kunjungan. Jika dibandingkan dengan bulan Juli 2017, wisman Singapura naik sebesar 8,79 persen atau 76.793 kunjungan pada bulan Juli 2017.

Selain wisman berkebangsaan Singapura, rata-rata wisman dari 10 negara terbanyak yang berkunjung ke Provinsi Kepri juga mengalami kenaikan pada bulan Agustus 2017 dibanding dengan bulan sebelumnya, kecuali wisman berkebangsaan Australia, Amerika, Korea Selatan, Philipina, dan India.

Jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Australia pada bulan Agustus 2017 menurun sebesar 30,58 persen, jika dibanding bulan Juli 2017 atau turun dari 3.146 kunjungan pada bulan Juli 2017 menjadi 2.184 kunjungan. (Suhardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here