Wisman-Wisnus Dapat Diskon 30%

0
203
SALAH satu lokasi wisata di resort Lagoi, Bintan.

Agar kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) dan wisatawan nusantara (Wisnus) tetap tinggi pasca munculnya virus Korona, maka pemerintah akan memberi diskon hingga 30 persen.

TANJUNGPINANG – PRESIDEN RI Joko Widodo berencana memberikan diskon sebesar 30 persen agar menstimulus sektor pariwisata. Presiden serius menggarap peningkatan sektor ini.

Wacana kebijakan ini lahir untuk menstimulasi sektor pariwisata dalam negeri akibat merebaknya isu virus Korona.

”Saya tadi pagi telah bertemu dengan Menteri Keuangan. Kemungkinan ini masih kami hitung bersama-sama sore hari ini untuk memberikan diskon insentif bagi wisman yaitu 30 persen dari tarif riil. Tetapi nanti kami putuskan,” kata dia membuka rapat terbatas dengan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

Pria yang akrab disapa Jokowi ini menyatakan tengah menginventarisi destinasi-destinasi wisata yang mendapat diskon itu. Dia meminta waktu selama tiga bulan untuk memutuskan.

”Termasuk di dalamnya juga diskon untuk wisatawan domestik yang bisa nanti kami berikan juga minus 30 persen. Dan mungkin bisa saja untuk travel bironya diberi diskon yang lebih misalnya 50 persen misalnya sehingga betul-betul menggairahkan dunia wisata kita,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi menyadari saat ini Indonesia akan menerima dampak kelesuan pariwisata pasca mebawahnya virus Korona.

Namun, Jokowi menenakankan akan terus mengevaluasi kebijakan agar menarik wisatawan mancanegara ke dalam negeri.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini menerangkan peringkat daya saing pariwisata dalam Travel and Tourism Competitiveness Index dari tahun ke tahun menunjukkan perbaikan.

Pada 2015, Indonesia berada di peringkat 50. Pada 2017, naik ke peringkat 42 dan di 2019 peringkat naik kembali meskipun hanya sedikit, yaitu 40.

”Kalau dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita misalnya Singapura berada di peringkat 17, Malaysia 29,dan Thailand 31,” kata dia.

Karenanya, Jokowi mengaku akan menjadikan hal itu sebagai catatan ke depan dalam rangka memperbaiki sektor pariwisata. Dia meyakini banyak keunggulan pariwisata Indonesia yang belum dieksplorasi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar mengatakan, rencana pemerintah pusat memberikan diskon ini untuk menunjukkan bahwa sektor wisata Indonesia masih tetap bergairah. Dan yang terpenting saat ini, Indonesia masih aman dari virus Korona. Sehingga, Indonesia merupakan negara yang aman untuk dikunjungi.

Namun, Buralimar belum tahu rencana pemberian diskon di bidang apa. Bisa jadi diskon untuk ongkos. Karena itu yang paling berat saat ini.

”Kalau diskon kamar hotel, itu kebijakan yang punya hotel. Pemerintah hanya bisa memberi imbauan. Kalau tarif ongkos, bisa dengan kebijakan pemerintah,” ungkapnya, kemarin.(***/jpnn)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here