Yayasan KBK Datang, Gubuk Reot Nenek Zubaidah “Disulap” jadi Rumah Permanen

0
248
Siti zubaidah duduk di depan gubuknya

TANJUNGPINANG – Siti Zubaidah (70) tak menyangka kalau rumah gubuk yang selama ini ia tempati menjadi rumah beton yang kinclong. Nenek yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung ini, sebelumnya tinggal di rumah gubuk reot yang atapnya sudah banyak yang bocor.

Wanita yang biasanya bekerja keliling memungut sampah ini biasanya memulung dari daerah Batu 14 hingag Batu 15 Tanjungpinang.

Menurut Nenek Siti Zubaidah bercerita, ia sudah 18 tahun menjalani usaha memulung sampah dengan mengumpulkan barang bekas untuk biasa membangun rumah gubuknya yang sudah banyak bocor dan usang. Dinding gubuknya ditempel dengan baliho bekas. Siti Zubaidah hanya bisa berusaha sambil berdoa pada Allah SWT dan pasrah dengan keadaan hidupnya.

Baca Juga :  BP Pengelola FTZ, Jangan Terseret Politik

Mendengar kabar wanita renta tinggal di gubuk reot dengan atap banyak yang bocor dan dinding banyak yang bolong membuat Yayasan Keluarga Berbagi Kasih atau dikenal KBK membagunkan rumah sederhana dari beton dengan ukuran 5×6 di Bukit Senggarang temat ia tinggal bersama cucunya.

“Terima kasih KBK yang peduli dengan kami. Hanya Yang Maha Kuasa yang bisa membalas kebaikan kalian,” ucap Siti Zubaidah terharu. (*/rls)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here