Zonasi Listrik Harus Ditinjau Ulang

0
413
SALAH satu perusahaan penyedia jasa daya listrik yakni PT Karimun Power Plan yang tidak kunjung beroperasi. F-ISTIMEWA

DPRD Karimun meminta Pemerintah Kabupaten Karimun untuk sementara menolak pemberlakuan atau pembagian zonasi penyedia jasa tenaga listrik di Karimun.

KARIMUN – Hal itu ditekankan, sebelum perusahaan lainnya dapat beroperasi. ”Akibat pemberlakuan zonasi listrik, masyarakat di Kecamatan Meral dan Meral Barat tidak dapat melakukan penyambungan daya listrik baru. Karena perusahaan penyedia jasa listrik belum beroperasi. Sementara, permintaan pemasangan sangat mendesak untuk berbagai keperluan,” kata Zai Zulfikar, anggota DPRD Karimun, Rabu (18/4) kemarin.

Contohnya sampai hari ini, lanjut Zai, Puskesmas Meral Barat tidak dapat beroperasi karena perusahaan penyuplai daya listrik dari PT Karimun Power Plant (KPP) belum beroperasi.

Menurutnya, pemerintah harus menyurati perusahaan terkait agar puskesmas dapat dipasang daya listrik oleh pihak PT PLN (persero) Ranting Karimun yang memiliki daya mencukupi.

Sampai hari ini, belum diketahui kapan perusahaan penyedia jasa listrik PT KPP, PT Isoma yang beberapa tahun lalu mengatakan akan beroperasi Maret tahun 2018 sampai hari ini belum terlihat ada tanda-tanda akan beroperasi. ”Ini perlu ketegasan pemerintah. Karena penerapan zonasi, nampaknya bisa menghambat investasi,” tambah Boi, sapaan akrap Zai Zulfikar.

Ia menyarankan, sistem zonasi listrik dilaksanakan setelah dua perusahaan penyedia daya listrik beroperasi. Untuk sementara, dilayani perusahaan yang telah ada saat ini yaitu PLN. Sehingga, pemasangan daya baru dapat terlayani dan kepentingan masyarakat luas terakomodir.

Mereka akan menyampaikan persoalan ini kepada Bupati Karimun, untuk memanggil perusahaan penyedia daya listrik yang belum beroperasi. Sehingga, perlu ada membuat kesepakatan bersama kembali tentang zonasi listrik.

Jika hal ini dibiarkan terus, menunggu beroperasi maka masyarakat yang akan dirugikan. Manager PT PLN (persero) Rayon TB Karimun Crisman Silitonga beberapa waktu lalu mengatakan, mereka bersedia melayani pemasangan baru di wilayahnya.

”Kami bisa melayani pemasangan baru, contohnya Puskesmas Meral Barat. Hanya saja terbentur dengan zonasi yang telah ditentukan. Selama ini, kami telah terlebih dahulu menyediakan layanan daya listrik kepada masyaraka,” terang Crisman.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here