Zuriat Daeng Marewa dari Berbagai Negeri Dipertemukan

0
133
Noor Lizah menerima cenderamata dari pengurus Majelis Pelancaran Perasmian Persatuan Kebajikan Zuriat Daeng Marewa Ibni Opu (PKZDMIU) Malaysia di Persiaran Kerabat Baha Gemilang, Batu Pahat, Johor, Malaysia, Sabtu (21/4) lalu.di f-istimewa/humas pemprov kepri

MALAYSIA – Hj Noor Lizah Nurdin Basirun menyambut baik upaya-upaya mempererat silaturahmi berbagai generasi Zuriat Opu Daeng Marewa Ibni Opu Daeng Rileke dari berbagai negeri.

Pertemuan-pertemuan seperti ini sangat baik untuk mempersatukan dan mengenalkan berbagai generasi yang tersebar di berbagi negara di Asean.

”Ini menunjukkan bahwa keberagaman tidak menjadi halangan untuk mempersatukan sesama umat manusia melalui wadah PKZDMIU ini,” kata Noor Lizah saat menghadiri Majelis Pelancaran Perasmian Persatuan Kebajikan Zuriat Daeng Marewa Ibni Opu (PKZDMIU) Malaysia di Persiaran Kerabat Baha Gemilang, Batu Pahat, Johor, Malaysia, Sabtu (21/4) lalu.

Noor Lizah menghadiri majelis tersebut bersama Ketua TP PKK Kepri Hj Riawina. Hadir juga Ketua LAM Kepri H Abdul Razak dan beberapa pengurus LAM seperti H Mukmim, Nazaruddin, Rumzi Samin, M Ali Ahmad dan lainnya.

Selain zuriat Daeng Marewa, zuriat dari lima Opu Daeng lima bersaudara juga hadir. Mereka antara lain zuriat Daeng Parani, Daeng Manambon, Daeng Cellak, dan Daeng Kemasi.

Persatuan itu diresmikan oleh YTM Kebawah Kaus Dato Johan Pahlawan Lela Perkasa Setiawan Undang Luak Johol Negeri Sembilan Ke-15, Dato Undang Muhammed bin Hj. Abdullah.

Presiden PKZDMIU Dato Seri Dr Tg Dg Baha Ismail B Tg Dg Hj. Ahmad Al-Hajj menyebutkan, tujuan utama didirikannya persatuan ini adalah untuk selalu mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat kebajikan kemanusiaan.

Juga untuk mempererat tali persaudaraan zuriat Daeng Marewa yang ada di berbagai negeri di dunia ini.  ”Kita harus bersiap diri menghadapi kemajuan zaman yang semakin hari semakin canggih,” kata Dato Baha Ismail.

Acara berlangsung penuh hikmat, megah dan meriah. Keturunan Daeng Marewa dari Indonesia, Malaysia dan Singapura tampak memenuhi peresmian itu. Dari Indonesia, keturunan dari Kalimantan Barat juga ikut hadir. Beragam kesenian, seperti kompang, musik tradisional ponorogo, atraksi silat, tarian-tarian tradisonal, marawis dan musik moderen ikut memeriahkan suasana.

Noor Lizah yang menjadi tamu kehormatan diminta bersama melepaskan balon sebagai tanda peresmian persatuan. Menurut Dato Ismail, pelepasan balon ke udara menandakan agar persatuan ini dapat terbang tinggi ke seluruh dunia. (ais/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here