1.140 Linmas Amankan Pemilu

0
484
AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengecek persiapan Linmas jelang Pemilu 17 April di Mako Polres, Sabtu (16/2).f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Jelang pemilihan pemilu 17 April 2019 mendatang, Polres Tanjungpinang menggelar apel kesiapan perlindungan masyarakat (Linmas). Apel ini digelar untuk meningkatkan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu di wilayah Kota Tanjungpinang di Lapangan Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (16/2).

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, apel kesiapan untuk melakukan pengecekan personel dan pengecekan sarana prasarana sebelum diterjunkan kelapangan dengan demikian dapat berjalan sukses pengamanan Pemilu 2019.

”Saya harapkan dengan adanya kegiatan ini mampu bersinergi dan mampu mewujudkan. Kamtibmas yang aman dan kondusi,” katanya.

Ucok menekankan, kepada seluruh personel Polri agar untuk tetap menjaga netralitas dan tidak berpihak kepada kelompok tertentu. Kesiapan pengamanan TPS, bersama TNI dan Linmas serta Polri, sehingga dapat terkonsilidasi kekuatan secara fisik.

Baca Juga :  85 Persen Anak Bintan Punya Akta Kelahiran

Sehubungan dengan pelaksanaan operasi Kepolisian maka dilakukan penggelaran fungsi-fungsi kepolisian dilapangan dalam bentuk satgas tingkat Polres.

Polres menurunkan 328 personel Polri dengan bantuan perkuatan 218 personel TNI dan 1.140 Linmas untuk mengamankan sebanyak 151.072 pemilih yang akan tersebar pada 566 TPS dan 2 TPS khusus.

”Kemudian ada koordinasi dan komunikasi beberapa hal yang bisa dimanfaatkan, sehingga sangat membantu kami dalam pengamanan pemilu 2019,” sebutnya.

Selain itu juga, dengan adanya kekurangan pada saat apel ini yang didapat bisa memperbaikinya dan lebih solit lagi. Terutama kepada penyelenggara KPU, Bawaslu serta perangkat pengamanannya TNI dan Polri.

Baca Juga :  Perseteruan Keluarga Diputuskan di Pengadilan

”Saya tekankan untuk mampu berkerjasama dengan penyelenggara pemilu dan perangkat pengamanan yang disiapkan oleh Polres Tanjungpinang khusunya linmas,” jelasnya.

Menurutnya, pada pelaksanaan pemilu 2019 terdapat berbagai potensi kerawanan yang perlu mendapat perhatian kita semua untuk diantisipasi sejak dini agar tidak menjadi gangguan nyata.

Kemudian, kerawanan dapat terjadi pada setiap tahapan pemilu berupa pelanggaran tindak pidana pemilu dan tindak pidana umum yang harus dapat dikelola dan ditangani oleh Polri secara profesional, transparan dan akuntabel.

”Mencermati tantangan tugas diperintahkan kepada seluruh jajaran untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan pemilu dengan sebaik-baiknya. Serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif agar dapat memberi rasa aman kepada penyelenggara dan peserta pemilu 2019,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Kepada seluruh jajaran agar proaktif dan bersinergi dengan TNI untuk tetap menjaga netralitas dan tidak berpihak kepada kelompok tertentu dalam memberikan pelayanan maupun tindakan kepolisian selama berlangsungnya dalam tahapan pemilu 2019.

”Dengan adanya kerjasama ini berarti berkoordinasi, berkomunikasi untuk menuntaskan persoalan ketika di ketahui dan tidak membiarkan persoalan misalnya pengamanan pendistribusian nanti disitu, ada peran polisi dan KPU, serta pemerintah untuk memastikan distribusi sampai di TPS,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here