105 Warga Ibu Kota Terserang Virus Mematikan

0
708
Rustam

TANJUNGPINANG- Sebanyak 105 wanita subur di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang positif menderita virus mematikan. Yakni kanker serviks dan kanker payudara.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam Rabu (19/4).

”105 wanita tersebut yakni 62 orang yang terdeteksi kanker serviks dan 43 lainnya kanker payudara. Data tersebut berdasarkan input 3 tahun belakangan sejak 2014 hingga 2016,” kata dia.

Kata dia, bukan tanpa alasan angka 105 penderita yang divonis positif tersebut. Sebab sudah diketahui melalui hasil skrining kanker serviks dengan metode Inspeksi Visual Asam (IVA).

”Dan pemeriksaan kanker payudara dengan metode Sadanis oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Menurut Rustam, tahun 2014 wanita usia subur (WUS) yang diskrining ada sebanyak 522 wanita, positif IVA ada 12 orang dan positif benjolan payudara ada 6 orang.

Baca Juga :  Tiga Cewek Pecandu Narkoba Ditangkap

Sementara pada tahun 2015, wanita usia subur yang diskrining ada sekitar 797 wanita yang positif IVA ada 25 orang dan positif benjolan payudara 11 orang.

”Ribuan wanita yang kita cek, bahkan jika ditotal sejak 2014 lalu, kurang lebih sebanyak 1.319 orang wanita usia subur yang kita cek,” bebernya.

Khusus di tahun 2016, wanita usia subur yang didiskrining sudah sebanyak 1.214 orang.

”Setelah di skrining ternyata yang positif IVA hanya 25 orang dan positif benjolan payudara sekitar 26 orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wako Minta UMK Cepat Disahkan

Ditanya untuk progres di tahun 2017, Rustam berharap sebanyak 3 ribu wanita bisa dilakukan skrining. Hal tersebut bertujuan agar bisa mendeteksi sedini mungkin dan mengambil tindakan cepat.

”Kalau bisa di tahun 2017 ini detailnya sebanyak 3.673 wanita yang kita lakukan skrining, supaya tindakan cepat bisa dilakukan,” terangnya.

Setelah terdetersi kata Rustam, agar tidak tumbuh menjadi kanker serviks, maka pasien terlebih dahulu dirujuk ke dokter spesialis kebidanan untuk mendapatkan terapi lebih lanjut berupa cryotherapy.

Sedangkan untuk penderita tumor payudara, akan dirujuk ke dokter spesialis bedah.

”Dokter ahli yang berkompeten untuk memastikan apakah payudara yang ditemukan benar-benar ganas atau jinak serta perlu dilakukan pembedahan atau tidak. Tugas kami sekedar mendeteksi sedini mungkin,” untuk diketahui bersama, krining adalah deteksi dini dari suatu penyakit.

Baca Juga :  Yudo Herdyanto Resmi Pimpin Yonmarhanlan IV

Atau usaha untuk mengidentifikasi penyakit. Dengan tujuan untuk mengurangi morbiditas atau mortalitas dari penyakit dengan pengobatan dini. Sedangkan untuk kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara dan kanker ini bisa menyebabkan kematian.

Program inovatif tersebut dilakukan Dinkes Tanjungpinang, sebagai bentuk keprihatinan kasus kanker serviks dan payudara sering terlambat dan sudah berada pada stadium lanjut. (cr33)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here