118 Kg Sabu Masuk Sasis Mobil

0
451
JAJARAN Polda Kepri dan Polres Bintan saat melakukan pres rilis penangkapan sabu sebanyak 118,396 Kg di Mapolres Bintan, kemarin.F-Jendaras Karloan / Tanjungpinang Pos

Lima Kali Lolos, Tiga Kurir Dibayar Rp50 Juta Per Trip

Modus baru. Sasis mobil sengaja dimodifikasi agar bisa diisi sabusabu untuk mengelabuhi petugas. Upaya ini tetap gagal. Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara tetap bisa menggagalkan pengiriman sabu-sabu 118,521 Kg.

BINTAN – UNTUK mengungkap jaringan narkotika internasional ini butuh waktu 1,5 bulan. Sabu tersebut dipasok dari dari Malaysia ke Bintan. Tujuan distribusinya adalah Sumatera dan Jawa.

Polisi berhasil mengamankan tiga pelaku yakni ZH, JF dan SY. Mereka bertugas mengambil dan mengantarkan sabu dengan menyimpannya di dalam sasis mobil yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa.

Sehingga sabu yang sudah dimasukan ke dalam plastik bening disimpan di dalam sasis mobil dan ditutup kembali dengan besi dan karpet. Seolah-olah tidak ada hal yang mencurigakan di dalam mobil pelaku.

Dua mobil yang diamankan yaitu Fortuner BE 1031 FD warga krem dan Toyota Kijang LGX BP 1126 TA warga biru dongker diamankan pada penangkapan sabu terbesar di Bintan ini. Terlihat mobil dalam kondisi berserakan karena sudah dibongkar untuk mengeluarkan sabu. Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang menjelaskan, penangkapan tersebut setelah pihaknya beserta jajaran Polsek Bintan Utara melakukan pengintaian selama 1,5 bulan di wilayah Bintan.

Baca Juga :  Hati-hati, Ada yang ’Doyan’ Tabung Gas

Ia menjelaskan, kronologi penangkapan dilakukan pada, Jumat (4/9) malam. Bermula di wilayah Sekera, polisi mengamankan JF dan mobil Fortuner.

Karena mencurigakan, lantas polisi melakukan pengembangan ke rumah JF di Jalan Antasari, Gang Riang Kelurahan Kota Baru, Teluksebong. Di rumah JF, polisi mengamankan SY dan ditemukan paket sabu di dalam kamar mandi dan mesin cuci.

”Lantas digeledah dua mobil dan ditemukan juga sabu-sabu. Total kotornya 125 Kg dan berat bersih 118,396 Kg,” terang Boy.

Usai mengamankan barang bukti sabu dan dua pelaku SY dan JF. Polisi mendatangi kediaman ZH yang diduga terlibat. Di rumah ZH polisi melakukan penggeledahan dan menemukan satu buah pistol air soft gun.

”Ketiga tersangka inilah yang akan mengirimkan sabu ke Sumatera dan Jawa melalui jalur kapal dari Dompak, Tanjungpinang. Satu kali perjalanan atau trip mengantar paket sabu, mereka mengaku diberikan imbalan sebesar Rp50 juta,” terangnya.

Dirincikannya, untuk jalur peredaran sabu ini, polisi menyebutkan barang datang dari Malaysia. Kemudian sabu dikirimkan melalui perairan Senggiling, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluksebong. Sabu diletakkan di dalam jeriken kuning yang dibawa seolah peralatan nelayan.

”Mereka sudah 5 kali lolos menjalankan aksi ini, kali keenam mereka berhasil kami tangkap. Tidak disini saja, kami pastinya akan melakukan pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Baca Juga :  11 Calon Jamaah Umrah Gagal ke Tanah Suci

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menyebutkan kerawanan Kepri khususnya Bintan memang menjadi perhatian. Dengan laut yang luas dan terdiri dari 2.408 pulau membuat pintu masuk penyelundupan dan kejahatan sangat besar terjadi.

”Kami mengapresiasi keberhasilan Polres Bintan jajarannya menggagalkan aksi penyelundupan sabu ini. Pastinya pengembangan lebih lanjut akan dilakukan untuk pengungkapan lebih lanjut kasus tersebut,” katanya.

Erlangga menjelaskan, untuk kesekian kalinya jajaran Polda Kepri berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jaringan internasional, mengingat letak geografis wilayah hukum Polda Kepri yang terdiri dari banyak pulau baik yang berpenghuni maupun tidak berpenghuni, dengan kondisi tersebut berpotensi terjadinya kejahatan narkotika lintas negara.

Penyelidikan yang dilakukan oleh jajaran Polres Bintan selama kurang lebih satu setengah bulan berhasil mengungkap jaringan ini.

Untuk peredaran narkotika sendiri yaitu di wilayah Asia atau yang dikenal dengan Segitiga Emas seperti negara Laos, Myanmar dan Thailand. Sehingga Indonesia yang langsung bertetangga dengan negara tersebut berpotensi dijadikan tempat peredarannya.

Keterangan ZH bahwa sabu tersebut didatangkan dari Malaysia dengan dikemas menggunakan wrapping plastik, aluminium foil dan kemasan teh Cina dan dibawa ke perairan Senggiling dengan menggunakan speedboat.

Baca Juga :  Disarankan Turunkan Tarif Hotel

Tersangka berjumlah tiga orang dengan inisial JF laki-laki 38 tahun tempat tinggal Jalan Antasari, Kota Baru kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

Inisial SY laki-laki 39 tahun tempat tinggal Perum Antasari, Pinang Kencana Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang dan inisial ZH laki-laki 36 tahun tempat tinggal jalan Raja Ali Haji Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah 20 paket narkotika jenis sabu dengan berat bersih 118,521.97 Kg hasil penimbangan Pegadaian Tanjungpinang.

Empat koper. Satu set alat hisap bong. Satu unit mesin cuci. Dua buah jeriken warna kuning. Satu unit mobil Fortuner No.Pol BE 10XX FD warna silver. Satu unit mobil Kijang Lgx No.Pol BP 11XX TA warna biru.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) jo pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.( JENDARAS-YUSFREYENDI )

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here