2.493 Napi di Kepri Punya Hak Pilih

0
391
DIRJEND Dikcapil Kemendagri, Dirjend Pemasyarakatan KemenkumHAM serta Sardison saat mengikuti acara rekam data napi di Lapas Tembesi-Batam, pekan lalu. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Sekitar 4.552 orang warga di Kepri menghuni 9 lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) di Kepri. Data ini hingga, 14 Januari 2019. Jumlah ini bisa bertambah selama beberapa hari ini.

Humas Kanwil KemenkumHAM Provinsi Kepri, Rinto mengatakan, diantara 4.552 orang tersebut, sebanyak 2.493 orang diantaranya masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

”Mereka akan memilih saat Pemilu April nanti. Meski terlibat kasus hukum dan berada di tahanan, namun hak memilih mereka tidak hilang,” ujar Rinto via ponselnya.

Nanti, saat Pemilu, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan membuat Tempat Pemungutan Sementara (TPS) di Lapas dan Rutan yang ada di Kepri.

”Tak mungkin kita bawa keluar. TPS akan dibuat di Lapas dan Rutan nanti. Disanalah warga binaan kita memilih Legislatif dan Presiden,” tambahnya.

Baca Juga :  Nilai Seorang Wartawan Adalah Tulisan

Adapun penghuni Lapas IIA Tanjungpinang 537 orang dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) 507 orang dan DPT 507 orang. Diantaranya, 26 orang WNA, bebas 4 orang. ”Untuk DPS masih dalam proses verifikasi KPU,” katanya.

Penghuni Lapas Kelas IIA Batam sebanyak 1.314 orang. DPS 1.181 orang dan DPT 1.181 orang. Diantaranya, 51 orang WNA, bebas sebelum Pilpres 82 orang dan 1.181 proses verifikasi KPU.

Penghuni Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinangsebanyak 701 orang, 583 orang DPS dan 46 orang DPT. Diantaranya, 54 orang WNA, 18 orang bebas sebelum Pilpres dan sedang proses verifikasi KPU.

Penghuni LPKA Kelas II Batam sebanyak 45 orang. DPS kosong dan 24 DPT. Diantaranya, 21 orang masih punya hak pilih. Penghuni LPP Kelas IIB Batam sebanyak 239 orang. Sekitar 236 orang DPS dan 236 DPT. Diantaranya, 3 orang WNA, untuk DPS masih dalam proses verifikasi KPU.

Baca Juga :  Nurdin Pimpin Doa Syukuran

Penghuni Rutan Kelas I Tanjungpinang sebanyak 370 orang. DPS sebanyak 245 dan DPT 125. Sebanyak 245 untuk DPS masih dalam proses verifikasi KPU. Penghuni Rutan Kelas IIA Batam 976 orang dengan 775 DPS dan 165 DPT. Diantaranya, WNA 36 orang, 775 orang DPS masih proses verifikasi KPU Batam.

Penghuni Rutan Kelas IIB Karimun sebanyak 339 orang. 135 DPS dan 196 DPT. Diantaranya, 5 orang WNA dan 135 orang sedang proses verifikasi. Ada 3 orang anak.

Penghuni Cabang Rutan Dabo Singkep 50 orang. DPS 37 dan DPT 13. 29 orang proses di KPU dan 8 orang bebas sebelum Pilpres.

Baca Juga :  Nabrak Toyota Rush, Pengendara Suzuki Tewas

Dijelaskan Rinto, meski napi masuk DPT, namun agar bisa memilih nanti, mereka membutuhkan KTP. Untuk itulah, sejak 2018 lalu hingga tahun 2019 ini, mereka kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab/Pemko di Kepri.

Kerja sama itu untuk melakukan perekaman data napi sekaligus mencetak KTP mereka. Sehingga, saat pemilihan nanti, warga binaan ini bisa menyalurkan hak pilihnya.

Rencananya, hari ini, Kamis (17/1), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Pemprov Kepri, Sardison dan Kakanwil KemenkumHAM Kepri akan meninjau pelaksanaan perekaman di Lapas Batu 18. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here