2018, Infrastruktur Pariwisata Jadi Prioritas

0
910
Apri Sujadi

BINTAN – PEMKAB Bintan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendorong sektor pariwisata, pada tahun anggaran 2018 mendatang. Dengan harapan, investasi pariwisata di Bintan semakin berkembang dan memberikan PAD lebih serta, dan peluang tenaga kerja. Bupati Bintan H Apri Sujadi menjelaskan, tahun 2016 lalu, PAD Bintan mencapai Rp 170 miliar. Dari jumlah itu, lebih dari 60 persen bersumber dari sektor pariwisata. Baik pajak hotel restoran, izin investasi pariwisata maupun retribusi lainnya.

Tahun 2017 ini, PAD Bintan ditargetkan DPRD Bintan kepada Pemkab Bintan sebesar Rp 190 miliar. Penerimaan kembali diandalkan dari sektor pariwisata. ”Selama ini, PAD Bintan itu paling besar disumbangkan dari sektor pariwisata. Saya pikir wajar, kalau alokasi APBD untuk infrastruktur itu, ditujukan kepada yang mendorong sektor pariwisata. Ini kami mulai di tahun anggaran 2018 nanti,” kata H Apri Sujadi, kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (11/8) kemarin.

Baca Juga :  Mahasiswa STAI Fokuskan Pendidikan dan Pemberdayaan Masjid

Masyarakat Bintan, jelas bupati, tidak perlu khawatir jika Pemkab memprioritaskan pembangunan infrastruktur di tahun 2018 nanti, ditujukan yang bersifat mendorong pariwisata. Karena, infrastruktur itu tetap dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Contohnya, Pemkab Bintan membangun jalan menuju kawasan pariwisata di Berakit. Jalan itu juga akan digunakan oleh masyarakat.

Begitu juga dengan pembangunan dermaga di daerah pulau yang dibangun resor, akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pulau. Contoh lain, jalan dibangun ke arah kawasan wisata terpadu Batulicin, masyarakat sekitar juga bakal menikmatinya. Infrastruktur ini bukan hanya jalan, tapi bisa berupa pelabuhan atau dermaga dan jaringan pelayanan penerangan. ”Nah, ini perlu perencanaan matang antara Pemkab Bintan dengan pengusaha pariwisata. Tapi konsekuensinya, pengusaha pariwisata harus taat aturan dan terus memenuhi kewajibannya. Ya, memberikan sumbangan PAD dari pungutan pajak dan retribusi,” harap H Apri Sujadi.

Baca Juga :  75 Mahasiswa SBTI Ikuti Orientasi

Mengenai besaran anggaran untuk infrastruktur pendorong sektor pariwisata itu, H Apri Sujadi belum menetapkannya. Pemkab Bintan tidak bisa mengalokasikan anggaran berdasarkan persentase dari sumbangan PAD dari sektor pariwisata. ”Ini kan perlu kita lihat lagi, daerah wisata mana yang kita dahulukan. Kemudian, baru kita hitung berapa keperluannya. Bisa saja, tahun 2018 nanti belasan miliar kita alokasikan dananya. Bisa juga di bawah itu,” sebutnya. ”Karena, infrastruktur pendidikan dan kesehatan serta fasilitas umum, tetap kita bangun juga,” sambung H Apri Sujadi.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here