2019, Jembatan Anak Tiri Dibangun Pemprov

0
331
WARGA Marok Tua melihat Jembatan yang roboh yang belum lama ini. f-dokumen/tanjungpinang pos

Pemerintah Provinsi Kepri akan membangun jembatan Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat yang lebih populer disebut jembatan anak tiri pada 2019. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Lingga, M Nizar, kemarin.

LINGGA – ”Jembatan Anak Tiri Marok Tua, Insya Allah 2019 dikerjakan dari APBD Provinsi,” kata Nizar.

Namun, Nizar tidak dapat memastikan apakah Pemprov Kepri membangun jembatan ini dari beton atau hanya dari kayu.

”Saya belum bisa memastikan, apakah nantinya dibangun permanen atau tidak, saya belum tahu. Tapi sepertinya permanen,” ucap Nizar.

Nizar juga berharap, rencana pembangunan jembatan tersebut tidak gagal dan mengalami penundaan.

Agar masyarakat setempat, dapat melintasi jembatan yang layak dan tidak khawatir akan roboh lagi.

Sementara itu, paska ambruknya jembatan Marok Tua pihak Lanal Dabo Singkep membantu warga Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat untuk menyeberang dengan meminjamkan satu unit perahu karet lengkap dengan mesin.

Jembatan Anak Tiri di desa tersebut rubuh, karena dihantam arus yang sangat kuat pada hari Jumat petang 23 November 2018.

Bantuan ini di berikan atas permitaan masyarakat Desa Marok Tua karena selama ini Lanal Dabo Singkep selalu terdepan dalam membantu kejadian serupa dalam dua tahun terakhir.

Masyarakat sangat terbantu dengan pengerahan perahu karet oleh Lanal Dabo Singkep, khususnya untuk guru dan murid yang melaksanakan kegiatan di Marok Tua.

”Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Marok Tua, dalam mengatasi permasalahan jembatan yang roboh,” kata Komandan Lanal Dabosingkep Letkol Laut (P) Arif Rahman, S.T, M.Tr.Hanla.

Bantuan ini sebagai wujud perhatian Lanal Dabo Singkep, terhadap masyarakat di pesisir pantai terutama para guru dan anak-anak sekolah yang melintasi jembatan tersebut.

Sehingga, dapat meringankan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat.

”Untuk memoermidah pemgoperasiannya, kami juga menempatkan satu anggota di sana,” imbuhnya.

Rencananya, Pemkab Lingga akan menjadikan daerah Sebayur, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat ini sebagai kawasan industri.

Sebayur, sebagai pilihan alternatif bagi calon investor selain kawasan industri di Pulau Batam, Bintan dan Karimun (BBK). (TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here