26 Juni, Masa Jabatan Komisioner KPU Habis

0
845
BAKAL Calon Walikota dan Wakil Walikota, H Syahrul dan Rahma berjalan kaki menuju ke Kantor KPU Kota Tanjungpinang saat akan mendaftar, belum lama ini.F-andri/tanjungpinang pos

Pencoblosan Wako dan Wawako Digelar 27 Juni

Masa jabatan lima komisioner KPU Kota Tanjungpinang akan berakhir 26 Juni 2018 mendatang. Waktu tersebut hanya berselang satu hari dari jadwal pemungutan suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang pada 27 Juni.

TANJUNGPINANG – Kondisi ini memunculkan kekhawatiran proses penggantian jabatan akan berdampak pada jalannya proses tahapan pilwako yang tengah berlangsung. Bahkan, dikhawatirkan juga akan terjadi kisruh penghitungan suara. ”Masa kerja kami di KPU akan berakhir satu hari sebelum pencoblosan pemilihan Wali Kota dan Wakilnya,” kata Divisi Hukum KPU Kota Tanjungpinang, Dewi Haryanti kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (24/1).

Baca Juga :  Kepri Dapat Tambahan Kursi di DPR RI

Dewi yakin tak akan ada kekosongan di penyelenggara Pemilu di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 ini. Pasalnya, sebelum berakhir masa kerjanya bersama empat komisioner KPU Kota Tanjungpinang lainnya, pasti akan ada rekrutmen anggota KPU Kota Tanjungpinang baru. Rekrutan anggota baru nanti dilakukan oleh tim seleksi. Namun tim seleksi belum dibentuk.

”Kapan waktunya seleksinya saya tidak tahu. Dan tim seleksinya dari mana kami juga belum tahu, namun kami tidak bisa diperpanjang karena sudah diperpanjang masa jabatan sebelumnya,” tegas Dewi.

Apabila diberikan umur panjang, sambung dia kembali akan melamar sebagai komisioner KPU Kota Tanjungpinang yang baru. ”Harapan kita Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 ini, berjalan dengan baik,” harapnya.

Baca Juga :  Hilangkan Sekat Daerah Bangun Kepri (4)

Sambung dia, adanya pengantian komisioner KPU Kota Tanjungpinang nanti, akan menjadi perhatian semua pihak. Karena menyangkut kinerja prosesnya berjalan Pilkada di Tanjungpinang. Sehingga jangan sampai pada saat pemilihan kepala daerah Tanjungpinang, tidak ada anggota KPU Kota Tanjungpinang. Padahal, KPU merupakan lembaga yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tersebut.

Sementara itu, Pengamat Politik dari Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka, memberikan saran lima komisioner KPU Kota Tanjungpinang yang ada diberikan perpanjangan masa kerjanya oleh pemerintah maupun KPU RI. Sehingga proses Pilwako Tanjungpinang tetap berjalan dengan baik. Kalau tidak bisa-bisa pilwako akan banyak kecurangan atau banyak pelanggaran.

Baca Juga :  Ansar, Iman dan Suryani Harus Mundur dari Dewan

Atau, sambung Endri bisa juga diberikan prioritas diantara lima komisioner KPU Kota Tanjungpinang, sepanjang memenuhi persyaratan disaat rekrutmen Anggota KPU nanti. Supaya tahapan pemilu yang sudah dilakukan oleh komisioner saat ini bisa berjalan dengan baik. Kalau tidak, bisa-bisa pilkada berjalan tidak baik, karena penyelenggarahnya baru-baru semuanya.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here