5 Ribu Lebih Warga Nyanyi untuk Negeri

0
414
Menteri Yohana dan Kepala BP Lukita saat Batam Menari, Sabtu (10/12) malam membacakan Deklarasi Anti Hoaks.F-istimewa/HUMAS BP BATAM

Bukti Batam Nyaman Investasi dan Wisman

Musisi yang juga konduktor Indonesia, Adie MS, memimpin lebih 5 ribu paduan suara di Batam. Mereka berkumpul untuk menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dalam kegiatan bertajuk nyanyian untuk negeri.

BATAM – Penampilan itu disaksikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dan Kepala BP Batam, Lukita.

Menyemarakkan kegiatan yang berlangsung, Sabtu (11/11) di Engku Putri, Batam Centre, Batam itu, ratusan UMKM di Batam, ikut serta berpartisipasi. Hadir juga, Asisten Ekbang Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum. Kegiatan itu dimotori ibu-ibu Batam yang bergabung dalam Komunitas Wanita Cinta NKRI (Kowan) dan didukung Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Baca Juga :  Sambungan Baru dan Naik Daya PLN Gratis

Disediakan makanan dan minuman yang disiapkan di Jalan Engku Putri di tenda-tenda yang disediakan BP Batam. Selain nyanyian dari masyarakat Batam yang hadir, dilakukan juga pembacaan deklarasi anti narkoba dan deklarasi masyarakat Kepri Anti Hoaks.

”Ini menarik. Mayoritas perempuan yang ikut dalam Batam menari,” kata Yohana seperti mengungkap alasan kehadirannya.

Pada kesempatan itu, dia mengungkapkan target Indonesia ke depan, untuk perempuan dan anak. Di mana, ditargetkan tahun 2030, tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Sementara Indonesia tanpa kekerasan terhadap anak ditargetkan tahun 2020.

Baca Juga :  Rudi Minta Lima Alat Berat ke Pemprov

”Itu target kita. Kami sudah membuat UU, penghapusan kekerasan, uu perlindungan anak dan UU terbaru, siapa melakukan kekerasan terhadap anak-anak, bisa dikenakan hukuman mati, kebiri hingga pemasangan chip di tubuh pelaku,” tegasnya.

Ditegaskan, sudah saatnya laki-laki memberikan kesempatan luas untuk perempuan. Dia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan malam itu. Langkah Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, diapresiasinya, karena sudah mendukung acara dan menghargai ibu-ibu dalam komunitas itu.

”Paduan suara dari sekolah, komunitas dan etnis berkumpul untuk doa-doa melalui nyanyian. Nyanyian merupakan doa kita untuk negeri. Kita satu dalam negara Republik Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Usai Rapat, Pemko Batam Melunak

Kepala BP, Lukita mengatakan, kegiatan berlangsung berawal dari ide ibu-ibu di Batam dengan 5 ribu peserta dari berbagai kalangan.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here