50 Flight Turis Tiongkok akan Masuk Bintan

0
942
TURIS Tiongkok selfie dengan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun di Bandara RHF Tanjungpinang, belum lama ini.f-yusfreyendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Dinas Pariwisata Kepri bersama Kementerian Pariwisata dan Kemenkumham akan menargetkan 50 penerbangan dari Tiongkok menuju Bandara RHF Tanjungpinang pada tahun 2018 ini. Penerbangan ini dijadwalkan dilakukan selama sepekan sekali.

Buralimar, Kepala Dinas Pariwisata Kepri mengatakan, saat ini sudah ada 2 maskapai yang siap bergabung untuk melakukan penerbangan tersebut. Yaitu Lion Air dan Citilink. Untuk Lion Air diperkirakan akan ada 50 penerbangan PP dan Citilink sebanyak 12 penerbangan dengan rute yang sama.

”Sejauh ini masih dalam penerbangan carter. Artinya belum rute umum seperti penerbangan lainnya. Namun dari pihak RHF sudah ada respon yang positif menyambut rencana ini,” sebutnya.

Ia mengatakan, target wisatawan asal Tiongkok yang akan melakukan perjalanan wisata adalah penduduk Tiongkok yang berada di wilayah daratan. Hal ini untuk menjual wilayah Bintan yang kaya akan keindahan pantainya.

”Sejauh ini target utama kami adalah Lagoi, karena resor dan infrastrukturnya sangat memadai. Namun kami juga akan mengkolaborasikan dengan pariwisata lainnya, termasuk yang berada di Tanjungpinang,” jelasnya.

Baca Juga :  Avara Bangun Ribuan Kamar

Ia menyebutkan, untuk target kapasitas penumpang yang akan datang ke Bintan dari Tiongkok ini adalah 100 orang setiap penerbangan, sehingga bila dijumlahkan dengan 50 penerbangan Lion Air dan 12 Citilink, diperkirakan sebanyak 6.200 wisatawan.

”Ini bukan sekedar jumlah wisatawan, namun dengan adanya penerbangan ini, maka akan menjadi cikal bakal bandara RHF menjadi bandara internasional. Bila rutenya bagus, pastinya dari negara lain juga akan melirik RHF sebagai tujuannya selain Singapura,” jelasnya.

Ditambahkan Buralimar, pihaknya sangat yakin dengan pengembangan wisata Pulau Bintan yang dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadi titik perjalanan yang menarik untuk memulai perjalanan wisata di Kepri dan negara tetangga.

”Kondisi keamanan dan pengembangan wisata Pulau Bintan bagus, tidak mustahil turis ke Pulau Bintan akan mencapai 1 juta orang, nantinya,” ucapnya.

Sementara, pembangunan Bandara Busung akan menjadi pintu masuk 5 jutaan turis, untuk masa mendatang. Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, Pemkab Bintan sudah menyampaikan rekomendasi usulan bandara internasional Busung menjadi bandara komersil itu, kepada Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, baru-baru ini. Dari pemerintah pusat merespon positif, usulan itu.

Baca Juga :  Harga Gas Bumi Hulu Diturunkan

”Bandara internasional Busung, bukan lagi bandara khusus. Tapi, sudah diubah menjadi bandara komersil go internasional. Tinggal realisasi pusat saja,” kata H Apri Sujadi menjawab Tanjungpinang Pos, di sela festival dan bazar durian di Bintan Bekapur, Desa Bintan Buyu, Minggu (7/1) kemarin.

Bupati mengimpikan, bandara internasional Busung ini membuka dan merekrut ribuan tenaga kerja lokal, sesuai dengan spesifikasi keahlian dan pendidikan. Namun lebih dari itu, bandara komersil internasional Busung ini, bisa mendatangkan tiga kali lipat kunjungan turis asing ke Bintan, untuk masa mendatang. Karena selama ini, turis masuk ke Bintan hanya melalui pintu masuk pelabuhan Lagoi, pelabuhan Tanjunguban dan sebagian dari pintu masuk Tanjungpinang.

Baca Juga :  Kuota CPNS Guru hanya Sepertiga

”Saat ini saja, jumlah kunjungan turis ke Bintan lebih dari 360 ribu setahun. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat jumlah pendudukan Bintan, berkisar 158 ribuan. Kalau bandara Busung beroperasi, bisa 5 kali lipat jumlah kunjungan turis ke Bintan,” sebut H Apri Sujadi.

Bangun Runway
Group General Manager PT BRC Lagoi Abdul Wahab menjelaskan, semua izin untuk pembangunan Bandara Busung sudah dimiliki pihaknya. Bandara Busung akan dioperasikan untuk komersil dan publik, atas kerja sama dengan PT Angkasa Pura II (AP II).

Saat ini, pematangan lahan bandara Busung sudah siap. Tahun 2018, dilanjutkan dengan kegiatan pembangunan runway (landasan pacu). Tahap pertama dibangun runway sepanjang 3.000 meter. Pembangunan runway ini disejalankan dengan pembangunan terminal bandara. (aan/fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here