Air Baku Kritis, PDAM Hentikan Penyambungan Baru

0
548
Warga mendapatkan pelayanan dari staf PDAM Tirta Kepri tentang sambungan baru.f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – PDAM Tirta Kepri sebagai pengelola air bersih di Tanjungpinang mengalami krisis air baku. Dampaknya, suplai air bersih ke pelanggan juga terganggu. Sudah berbagai cara dilakukan, mulai dari pemasangan spanduk di beberapa titik Ibukota, sampai rencananya menyetop sementara pemasangan sambungan baru ke pelangan. Ini akibat sumber air baku semakin kritis.

PDAM Tirta Kepri kini sudah melakukan status siaga, khususnya untuk ketersediaan air di waduk Sungai Pulai. Tren air baku di Seipulai setiap hari terus berkurang 3 sampai 4 centi meter. Level tertinggi air saat ini tinggal 1,06 meter. Di susul Sungai Gesek trennya turun sudah 0.90 meter dan mengalami pengurangan produksi.

Baca Juga :  Petir Ancaman Tertinggi Pemadaman

Hal ini diungkapkan Humas PDAM Tirta Kepri Iin Hindrayati, kemarin. Menurutnya, saat ini status sungai Pulai sudah siaga. Pihaknya sudah melakukan, sistem penjadwalan distribusi dari 6 jam menjadi 8 jam. Bahkan di beberapa titik sudah ada sampai 24 jam air tidak mengalir. ”Kami mohon maaf atas terganggunya pelayanan distribusi air, akibat defisit air baku waduk Sungai Pulai,” ujar.

Iin menyampaikan, bahwa saat ini kondisi waduk Sungai Pulai dan Waduk Gesek, sama-sama waspada karena airnya terus berkurang. Di musim panas yang berkepanjangan ini, pihak PDAM berencana melakukan penutupan sambungan langganan baru dari instalasi pengelolaan air Sungai Pulai. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here