Akhir November Bakal Datang Bilik dan Kotak Suara

0
209
Arison

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/ kota di wilayah Provinsi Kepri bakal menerima logistik di akhir November 2018. Logistik yang akan diterima KPU Kota Tanjungpinang, KPU Bintan, KPU Lingga, KPU Kota Batam, KPU Karimun, KPU Natuna dan KPU Anambas, hanya kotak dan bilik suara.

”Saya rasa, KPU RI sedang persiapkan bilik dan kotak suara untuk KPU kabupaten/ kota di wilayah Provinsi Kepri. Kemungkinan sedang dicetak atau dibuat bilik serta kotak suaranya,” kata Wakil Devisi Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Arison kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (2/11).

Karena menurut Arison, KPU RI bersama tim sudah melakukan pendistribusikan dua jenis logistik ke daerah diluar Provinsi Kepri. Informasinya, KPU RI bersama tim sedang mendistribusikan logistik tersebut di Indonesia bagian Timur. Salah satunya Aceh.

”Berdasarkan forum nasional sudah 50 persen pendistribusian dua jenis logistik tersebut,” ucap dia.

Dua jenis logistik tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 mendatang. Karena ada dua pemilihan di Pemilu serentak di tahun 2019.

Baik itu Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Pemilihan ini akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.

”Mudah-mudahan permasalahan logistik selesai di minggu pertama Desember 2018,” harap dia.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi Kepri, Sriwati mengatakan, bilik dan kotak suara tidak bisa dibongkar dari kemasan setelah sampai di Kantor KPU kabupaten/ kota masing-masing. Alasannya, bakal ada jadwal untuk buka peking atau kemasan kotak dan bilik suara didatangkan dari Jakarta.

Setelah datang, pesan dia, pihak KPU kabupaten/ kota untuk menyimpan bilik dan kotak suara ditempat yang aman. Berikan alas saat meletakkan bilik dan kotak suara nanti. Agar bilik dan kotak suara bisa bertahan pada waktu digunakan pada 17 April 2019 mendatang.

”Memang bahan bakunya dari kardus. Dan, ketahanan kotak dan bilik suara sudah teruji. Cuman, perlu kita antisipasi saja,” sebut Sriwati. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here