Akhir Tahun, Pesawat ATR-75 Bisa Mendarat

0
842
ANGKUT TANAH: Lori pengangkut saat menurunkan tanah untuk memadati landasan Bandara Letung Anambas yang akan ditambah panjangnya.F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – PROYEK penambahan panjang landasan (Runway) pesawat di Bandara Letung, Desa Bukit, Kecamatan Jemaja Timur masih terus dilakukan. Saat ini, PT Kolam Prima Sakti selaku kontraktor proyek tampak masih bekerja dengan sejumlah alat berat.

Adapun panjang yang ditambah, sekitar 250 meter dengan nilai anggaran sekitar Rp 5 miliar. Sebelumnya, panjang landasan hanya 1200 meter dan menjadi 1.450 meter.

Artinya, dalam hal ini khususnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pengembangan bandara cukup sangat serius. ”Saat ini kontraktor masih terus melakukan pekerjaannya. Pihaknya manargetkan, sebelum akhir tahun pembangunan itu selesai dan landasan bisa didarati pesawat ATR-75,” ungkap Ariadi, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Bandara Letung, Rabu (14/9).

Baca Juga :  Suak Midai Krisis Sinyal

Progres penambahan panjang run way Bandara Letung untuk mendukung kemajuan daerah di segala sektor terutama pariwisata. Ariadi menyebutkan, Bandara Letung adalah sarana moda transportasi udara satu-satunya bagi masyarakat Kecamatan Jemaja. Saat ini, yang melayani penerbangan disana hanya maskapai Susi Air dengan jumlah seat sekitar 15 kursi saja.

Jika pengerjaan run way sudah selesai, dipastikan pesawat ATR 75 tidak ada kendala ketika mendarat. ”Kita targetkan tahun depan maskapai lain, akan ada melakukan penerbangan di Bandara Letung dari varian ATR 75 bisa mendarat,” jelas Ariadi.

Baca Juga :  Penderita HIV Meningkat Terus

Selain itu, listrik dari PLN belum masuk ke bandara. Menurut informasi, mesin bantuan puat berkapasitas 1 Mega Watt (Mw) sudah tiba di PLN Letung. Pihaknya juga mengajukan permohonan, agar dapat aliran listrik 100 KPA.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here