Amsakar Khawatir Target PAD Tak Tercapai

0
439
Amsakar

BATAM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam hingga triwulan III tahun 2017 baru mencapai 87 persen. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada pembayaran proyek APBD. Jika realisasi tidak tercapai, kemungkinan pelunasan proyek APBD akan dilakukan awal tahun 2018 mendatang. Kendala target PAD yang baru 87 persen diakui, disumbang BPHTB dan PBB.

Kondisi itu diakui Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Senin (16/10) usai paripurna DPRD Batam. Disebutkan, angka PAD yang baru terealisasi, terungkap melalui rapat evaluasi pagi hari itu. ”Saya khawatir, pembayaan pengerjaan proyek (APBD) tidak bisa diselesaikan. Bisa dibayar awal tahun depan,” katanya.

Diakui, PBB dan BPHTB merupakan sumber PAD yang cukup besar. Namun, terjadi pelambatan pemasukan dari sektor itu, karena IPH. Walau masih ada waktu sekitar 2 bulan, Amsakar mengaku berat mencapai angka 100 persen.

”Semoga bisa. Tapi harus benar-benar full mengejar PAD. Semoga bisa sampai 95 persen. Pekerjaan tahun 2017, akan dibayar di 2018. Tapi kalau angka 95 persen tercapai, tidak harus dilakukan tahun depan,” ujarnya.

Selain dari PBB dan BPHTB, diakui Amsakar ada pelambatan pemasukan dari sektor parkir. Capaian parkir diakui masih ada kekurangan sekitar Rp 1 miliar dari target Rp6 miliar.

”Kita juga masih kejar dari parkir. Saya juga sudah perintahkan pak Yusfa agar terus mencegah kebocoran parkir ini. Sekarang baru tercapai Rp5 miliar. Tapi, karena pemetaan parkir juga baru selesai,” imbuh Amsakar. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here