Argumen Pemekaran Dapil Tak Jelas, Dewan Geram

0
376
WAKIL Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo mendatangi KPU pusat, bersama anggota dewan lainnya Umar Ali R, Muttaqin Yaser, Lamen Sarihi, H Amran dan Andreas Salim, Rabu (11/4) kemarin. f-istimewa

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo bersama lima anggota dewan lainnya, mendatangi Kantor KPU pusat di Jakarta, Rabu (11/4) kemarin. DPRD Bintan geram, ketika alasan dan argumen pemekaran daerah pemilihan (dapil) Pileg 2019 di Kabupaten Bintan dari KPU tingkat daerah, tidak jelas.

Mewakili rombongan DPRD Bintan yang konsultasi ke KPU pusat, Muttaqin Yaser menjelaskan, saat tiba di Kantor KPU pusat Jakarta, tidak ada satu komisioner KPU RI pun yang berada di tempat. Rombongan DPRD Bintan diterima oleh staf Humas KPU RI, Yenni.

Dari penjelasan staf Humas KPU pusat itu, pemekaran dapil Bintan dari 3 menjadi 4 dapil itu, sesuai dengan SK nomor 273/PL01.3 – KPt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD kabupaten/kota dan provinsi di wilayah Kepri, untuk Pemilu 2019. SK ini diterbitkan berdasarkan surat dan rapat antara KPU pusat dengan KPU daerah.

”Nah, apa saja isi rapat, alasan argumen KPU Kepri dan KPU Bintan kepada KPU pusat itu, tak jelas. Staf Humas KPU pusat pun tak tahu. Argumen Ini yang mesti kami ketahui. Sehingga menyebabkan dapil di Bintan dimekarkan,” ujar Muttaqin Yaser, saat menghubungi koran ini, Rabu (11/4) kemarin.

Muttaqin Yaser menerangkan, dalam Peraturan KPU nomor 16/2017, ada 7 item persyaratan dalam pemekaran dapil itu. Untuk di Bintan, tidak ada item yang memenuhi syarat, untuk pemekaran dapil. Saat uji publik, mayoritas parpol (75 persen) menolak untuk dimekarkan. Ormas dan tokoh masyarakat juga menolak. Akademisi sebagian menolak, sebagian hanya bersifat saran.

”Tapi kok KPU pusat memekarkan dapil di Bintan, setelah rapat dengan KPU daerah. Kami coba hubungi komisioner dan Ketua KPU Bintan, untuk mengetahui argumen itu. Tapi tak aktif. Kami akan surati KPU, untuk mengetahui argumen atau alasan-alasan, kenapa bisa dimekarkan dapil di Bintan,” jelas Muttaqin.

”Dimekarkan atau tidak, kita sebetulnya tidak mempermasalahkan. Tapi, kan harus tahu dasar dan argumentasinya,” sambung Muttaqin Yaser. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here