ASN Dilarang Tambah Libur

0
598
Warga Batam banyak memanfaatkan liburan lebaran dengan mandi di laut. Suasana pantai Melayu, Batu besar Nongsa Selasa (18/6).f-zakmi/tanjungpinang pos

BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengingatkan agar PNS tidak ada yang memperpanjang atau menambah libur. Dimana, saat ini PNS masih libur karena cuti bersama dan liburan idul fitri. Sementara untuk hari pertama masuk kerja, akan dimulai, Kamis (21/6) mendatang. Dengan demikian, semua pegawai Pemko Bata diminta untuk taat dengan aturan dan jika ada yang membolos, akan dikenakan sanksi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Syahir, mengingatkan agar semua pegawai tidak memperpanjang libur. Selain itu, pegawai Pemko juga diingatkan, tidak ada yang mengambil cuti tahunan, karena sudah diintruksikan Wali Kota, untuk tidak diambil saat liburan idul fitri.

Baca Juga :  Rudi Anjurkan Berdoa saat Nuzulul Quran

”Semua pegawai Pemko sudah diintruksikan tidak ada yang memperpanjang cuti. Pegawai yang melanggar, akan dikenakan sanksi disiplin,” tegasnya.

Diingatkan, Wali Kota Batam, HM Rudi sudah mengeluarkan surat edaran jadwal cuti bersama pegawai dalam rangka Hari Raya Idul Fitri. Dimana, 11-20 Juni 2018 merupakan cuti bersama dan 21 Juni 2018, semua pegawai wajib masuk kerja. ”Karena libur pegawai yang terbilang cukup lama, semua harus sudah masuk kerja sesuai jadwal yang ditentukan. Tidak boleh memperpanjang lama liburan,” tegasnya.

Baca Juga :  Jefridin Ingatkan Bahaya Laten Radikalisme

Menurutnya, pegawai Pemko Batam tak diperkenankan mengambil cuti tahunan di awal cuti bersama, dan menyambung cuti bersama. Kecuali untuk jenis cuti seperti cuti sakit, cuti melahirkan dan cuti karena alasan penting. ”Itupun dengan alasan karena ada musibah keluarga. Kalau mau ambil cuti, harus masuk dulu,” beber Syahir.

Diingatkan, sanksi yang akan diterima pegawai, lisan dan tertulis. Sanksi itu akan berdampak besar bagi kelanjutan karir seorang pegawai terutama yang berstatus PNS. Seperti PNS yang sudah senior, berpendidikan tinggi. Namun posisinya kalah dibanding PNS lain yang masih junior.

Baca Juga :  ATB Kucurkan Rp6 M Penguatan Suplai Air Tanjung Uncang

”Misal ada kesalahan di sisi lain. Sudah dapat teguran lisan, dan tertulis, kena lagi. Itu dikumulatif kan semakin banyak. Mempengaruhi karirnya,” imbuhnya. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here