Awal 2018, KEK Galang Batang Dioperasikan

0
1247
RAPAT: Denas dengan Pemprov, Pemkab Bintan dan pengelola PT BAI, rapat peninjauan lokasi KEK Galang Batang, kemarin.f-istimewa

BINTAN – Tim Dewan Nasional (Denas) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pusat meninjau persiapan pengoperasian kawasan KEK Galang Batang, Bintan, Provinsi Kepri, Jumat (8/12) siang kemarin. Dari hasil evaluasi, KEK Galang Batang, Bintan optimis bisa dioperasikan awal 2018 mendatang.

Peninjauan KEK Galang Batang, Bintan ini langsung dipimpin oleh Sekretaris Denas KEK Pusat Enoh Suharto Pranoyo. Dalam kunjungan ini turut hadir Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan, Kemenkum dan HAM, Kementerian Ketenagakerjaan, BKPM, Pemprov Kepri, Pemkab Bintan dan pimpinan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) selaku pengelola KEK Galang Batang.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) Bintan Hasfarizal Handra mengatakan, kedatangan tim Denas KEK pusat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Denas KEK pusat Enoh Suharto Pranoyo. Tim Denas KEK turun ke Galang Batang untuk memantau persiapan beroperasi KEK Galang Batang.

”Tim Denas sudah meninjau lokasi, dan mengadakan rapat koordinasi sekaligus evaluasi, di Gedung Administrator KEK Galang Batang,” kata Hasfarizal, di sela peninjauan lokasi.

Baca Juga :  Pembangunan Natuna Sesuai Nawacita Jokowi-JK

Menurut Hasfarizal, dari hasil peninjauan ini, tim Denas meminta agar beberapa fasilitas segera disiapkan. Sehingga, KEK Galang Batang secepatnya dioperasikan.

”Sebelumnya, kita sudah bahas mengenai pelimpahan kewenangan dari instansi terkait. Nah, hari ini (kemarin, red), tim Denas turun ke lokasi, guna memantau langsung persiapan KEK ini. Kita optimis, sesegera mungkin KEK Galang Batang, sudah bisa beroperasi,” kata Hasfarizal Handra.

”Dalam waktu dekat, Presiden RI akan menandatangani Kepres terkait kelembagaan KEK Galang Batang ini,” tambah Hasfarizal Handra.

Pada kesempatan lain, Zurkani Avikri selaku Manager Operasional PT BAI mengatakan, dari hasil evaluasi tim Denas KEK pusat, ada beberapa fasilitas yang mesti digesa. Seperti sarana jalan, yang baru dibangun sekitar 2,4 kilometer. Pengaspalan sisa jalan ke lokasi, segera dikerjakan.

”Dalam rapat evaluasi tadi, Denas meminta agar kami melaporkan progres pembangunan kawasan, kendala-kendala dan apa yang bisa dibantu oleh pemerintah,” jelas Zurkani.

Untuk progres pembangunan kawasan, sebut Zurkani, pelabuhan sepanjang 1 kilometer sudah selesai 100 persen. Kemudian, untuk fasilitas jalan dan sarana lainnya sudah hampir selesai. Selanjutnya, tim Denas akan memantau sekali lagi.

Baca Juga :  Gas, Solusi Bersaing di Pasar Internasional

”Pembangunan beberapa fasilitas akan disejalankan dengan pabrik (smelter) dan PLTU. Untuk pabrik dan PLTU di kawasan KEK ini, sedang dalam proses tender. Kami optimis, awal 2018 KEK Galang Batang sudah bisa dioperasikan. Ya, tergantung peninjauan sekali lagi lah, dari tim Denas KEK pusat ini,” kata Zurkani.

Direktur PT BAI Santoni mengungkapkan, pihaknya juga akan dibangun 15 ribu unit rumah, tapi di luar Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, karena kawasan ini akan mempekerjakan 15 ribu orang.

Usai rapat persiapan beroperasinya Galang Batang Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kepri Syamsul Bahrum membenarkan, PT BAI akan membangun kawasan pemukiman baru di luar kawasan ekonomi khusus Galang Batang, karena pekerja yang bekerja di PT BAI tidak mungkin tinggal di kawasan ekonomi khusus.

”Pekerja tidak boleh tinggal di sini, kecuali yang mengambil dormitori memang disiapkan sama seperti Batamindo, tapi di luarnya akan hadir sebuah kota baru,” katanya.

Baca Juga :  Penanganan Banjir, Libatkan Anggota TNI-Polri

Dalam lembaga Administrator KEK Galang Batang itu Gubernur Kepri sebagai Ketua Dewan Kawasan, Bupati Bintan sebagai Wakil Ketua. Lalu, tiga administrator dari Sekda Kepri, Bappeda, dan DPMPTSP-Naker Bintan, Bappeda Bintan, Sekda Bintan, dan Dinas Koperasi UKM Perindag.

Sekretaris Denas KEK pusar Eno Suharto S mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan infrastruktur dan kelembagaan administrator KEK Galang Batang.

”Intinya kami turun memantau perkembangan dan kesiapan KEK Galang Batang, sebelum beroperasi. Kesimpulannya, di lapangan sudah ada progres,” ungkap Eno Suharto.

Dalam rapat tersebut ia menekankan dua aspek yang harus disiapkan. Mulai kesiapan aspek infrastruktur seperti jalan, kantor administrator, ketersediaan listrik dan air dan lain-lainnya. Kemudian, kesiapan aspek kelembagaan administrator KEK. ”Orang orangnya yang akan duduk di lembaga administrator juga harus disiapkan,” tambahnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here