Baru Teralisasi Rp40 Miliar

0
228
Rieo Trioza

PAD Pajak dan Retribusi

TANJUNGPINANG – Tahun ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi ditargetkan senilai Rp85 miliar. Meningkat dari tahun sebelumnya senilai Rp68 miliar lebih.

Realisasi penerimaan sampai dengan semester pertama tercatat senilai Rp40 miliar lebih atau sekitar 47 persen lebih. Diyakini target akan terealisasi dari berbagai sektor pajak lainnya, khususnya dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hal ini disampaikan Kabid Penagihan Pembukuan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpinang, Rieo Trioza Anugrah kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (25/7) pagi.

Baca Juga :  SKK Migas Berbagi Kebahagiaan dari Tengah Laut

Ia menuturkan, penerimaan terbesar masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu PBB. Ditargetkan senilai Rp10,4 miliar.

Sampai dengan saat ini, baru terkumpul Rp2 miliar lebih. Menurutnya, hal ini disebabkan tenggang waktu pembayaran PBB sesuai ketentuan enam bulan. Jadi masih ada sisa waktu dua bulan Wajib Pajak (WP) bisa membayar.

”Jatuh tempo pembayaran PBB itu September mendatang. Jadi kami optimis akan terealisasi penerimaan sesuai target” tuturnya.

Ia menuturkan, ada 11 sektor pajak ditambah retribusi yang di tagih dan dibukukan.

Baca Juga :  Hancurkan Tembok Penghambat Prestasi Siswa

Yaitu pajak perhotelan, pajak restoran, pajak tempat hiburan, pajak reklame. Selain itu, pajak penerangan jalan umum, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak air tanah, PBB, pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan pajak burung walet. Serta ditambah penerimaan dari retribusi parkir.

Mengenai target PAD dari pajak dan retribusi di APBD Perubahan 2019, Rieo belum mau menjawab detail.

”Kalau target di Perubahan nanti setelah dibahas dulu,’ ucapnya singkat. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here