Bawa BBM Ilegal, Tugboat Diamankan

0
829
DIAMANKAN: Lantamal IV Tanjungpinang mengamankan tugboat tanpa nama yang membawa BBM ilegal di perairan Tanjung Undap, Barelang Batam, Senin (3/4). F-istimewa/humas lantamal iv tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Tugboat tanpa nama bermuatan BBM ilegal berhasil diamankan tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV unsur sea reader Satkamla Lantamal IV di perairan Tanjung Gundap Barelang Batam, Senin (3/4).

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan mengatakan, tim WFQR Lantamal IV dari Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal IV dengan menggunakan sea rider pada pukul 04.30 berhasil mengamankan salah satu target operasi WFQR Lantamal IV.

”Target operasi yang dimaksud adalah tugboat tanpa nama bermuatan BBM ilegal yang diduga kuat akan diselundupkan ke out of port limit (OPL). Dari pemeriksaan yang dilakukan, diketahui pemilik tug boat tanpa nama adalah pengusaha Batam berinisial L, kapal berbendera Indonesia dinakhodai oleh S dengan ABK 2 orang,” katanya.

Baca Juga :  Agustus Berlalu, Lomba Gerak Jalan Belum Jelas

Laksma TNI S. Irawan menjelaskan, menurut pengakuan nakhoda, tugboat tanpa nama GT 34, bermuatan minyak hitam sebanyak 80 ton, berlayar dari Pulau Alang Tiga Dabo Singkep menuju OPL.

Kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen kapal maupun dokumen lain yang berkaitan dengan ABK dan manifes muatan kapal juga tidak ada. Untuk itu tim mengamankan kapal tersebut guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

”Lantamal IV tidak akan pernah memberikan ruang gerak bagi para pelaku kejahatan di laut Kepri, khususnya para penyelundup. Lantamal IV berkomitmen untuk memberantas semua bentuk kejahatan di perairan Kepri sampai ke akar-akarnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  BUMD Kepri Sekarat

Kegiatan penyelundupan jelas-jelas merusak sendi-sendi perekonomian negara. Karena itu, diminta menjalankan roda perekonomian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sehingga mampu mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat yang bermuara pada perekonomian nasional yang semakin baik.

Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh tim WFQR Lantamal IV terhadap para penyelundup dan pelaku kejahatan lainnya di perairan Kepri, merupakan tindak lanjut dari perintah Panglima TNI, Kasal dan Pangarmabar.

Bapak Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu telah menginstruksikan kepada aparat terkait untuk membatasi ruang gerak penyelundupan.

Baca Juga :  Awalnya Pantau Gas Kini PGNCom Bantu Industri

Beranjak dari hal itu TNI AL dalam hal ini Lantamal IV sebagai aparat penegak hukum di laut merasa sangat terpanggil untuk ambil bagian dan mendukung semangat pemberantasan penyelundupan yang sudah sangat meresahkan.

”Kita tidak gentar dalam memberantas kejahatan di laut,” ujarnya.

Saat ini tugboat tanpa nama beserta muatan telah sandar di dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (cr27)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here