Bayi Baru Lahir Dibuang Neneknya ke Laut

0
895
REKONSTRUKSI: Tersangka Krt melakukan rekonstruksi pembunuhan cucunya, Selasa kemarin. F-ISTIMEWA

MANTANG – Seorang nenek inisial Krt (43) tega membuang bayi perempuan yang merupakan cucunya, ke laut hingga meninggal, Senin (20/11) dini hari lalu. Bayi yang baru lahir itu merupakan anak dari Bunga (18). Krt membuang bayi itu ke laut, karena malu. Sebab Bunga yang melahirkan bayi tersebut, belum menikah.

”Dari laporan warga Desa Mantang Riau, kejadian ini diketahui setelah ditemukan ari-ari, di sekitar jamban rumah keluarga Bu Krt. Kasus ini sudah ditangani polisi, sejak Senin (20/11),” kata Pilihan, Camat Mantang, Selasa (21/11) kemarin.

Bayi perempuan anak dari Bunga itu lahir, Senin (20/11) dini hari sekitar pukul 03.00. Saat Bunga melahirkan, Krt mengaku panik dan langsung membuang cucunya ke laut, yang berada di belakang rumahnya.

”Saya ikut bantu proses bersalin. Setelah lahir, saya potong ari-arinya, terus dibawa ke belakang rumah, dilempar (buang) ke laut,” kata Krt, di sela rekonstruksi bersama jajaran Polsek Bintan Timur, Selasa (21/11) kemarin.

Menurut Krt, awalnya ia tak berpikiran untuk membuang cucunya tersebut. Karena malu ketahuan tetangga, ia pun berubah pikiran dan membuang bayi tersebut, sekitar pukul 05.00. Setelah dibuang, Krt kembali berubah pikiran. Ia menghubungi anaknya (laki-laki), untuk mengambil kembali bayi tersebut.

”Setelah diambil kembali, saya bilas dengan air tawar,” ujarnya.

Karena bayi perempuan tersebut sudah meninggal, keluarga Krt ingin mengebumikannya, Senin (20/11) lalu. Namun, kematian bayi tersebut dinilai ada kejanggalan oleh warga setempat, sehingga dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Mantang Riau.

Dalam kurun waktu 8 jam, Polsek Bintan Timur berhasil mengungkap kasus pembunuhan bayi itu, dan menetapkan Krt sebagai tersangka. Krt diamankan Polsek di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan di Kijang. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, bayi perempuan dikebumikan.

Kapolsek Bintim, AKP Abdul Rahman menyampaikan, awalnya tersangka sempat berdalih, bahwa Bunga melahirkan bayi perempuan tersebut di jamban, sehingga meninggal. Namun setelah diperiksa, tersangka Krt adalah pelaku pembunuhan seorang bayi perempuan.

”Saat ini, tersangka kita tahan untuk menjalani proses hukum,” kata Rahman, saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan, Selasa (21/11) sore kemarin.

Bunga Dirawat
Direktur RSUD Bintan dr Benni Antomy MKed (An) SpAn menyatakan, dari laporan petugas piket, ada seorang ibu dari Mantang Riau yang dirawat karena baru melahirkan, di RSUD Bintan, Senin (20/11) lalu. Namun, bayi yang dilahirkan sang ibu, tidak ada dibawa ke RSUD. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here