Belajar Jurnalistik, STAIN SAR Gelar Seminar Literasi

0
779
Panitia dan dosen STAIN SAR serta narasumber foto bersama peserta usai seminar literasi media, Jumat (16/11/2018)

BINTAN – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman (STAIN SAR) menggelar seminar Literasi untuk mahasiswa, Jumat (16/11).  Acara yang digelar di gedung Pertemuan Utama STAIN SAR ini, selain diikuti oleh mahasiswa STAIN SAR dari berbagai jurusan juga diikuti sejumlah mahasiswa perwakilan dari kampus-kampus lain yang ada di Tanjungpinang dan Bintan.

Menurut Kepala Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Muhammad Ilham, seminar literasi media yang digelar mahasiswa ini dinilai sangat perlu saat ini karena mahasiswa punya juga tanggungjawab untuk mengedukasi melalui saluran-saluran media yang ada.
“Selain itu, upaya melatih pengetahuan tentang jurnalistik sudah menjadi keharusan bagi mahasiswa untuk menulis oponi tentang masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat dan berbagai artikel yang berhubungan dengan kegiatan kemahasiswaan,” ucap Ilham.

Baca Juga :  Warga Kompak Bangun Rumah Damianus

Dalam pelatihan literasi media untuk mahasiswa itu, panitia menghadirkan tiga narasumber Zakmi Kamsir dari Tanjungpinang Pos, direktur Ficom TV Andy Winata serta dosen STAIN Tedy Rahardi SE, MHi.

Dalam pemaparanya, Zakmi banyak menceritakan tentang kondisi hoaks yang kini betebaran didunia maya, hingag perlu peran serta mahasiswa untuk tidak ikut-ikutan menyebar pesan berantai lewat smartphone.

“Sebagai kaum intelektual, mahasiswa mesti bijak dalam bersosial media. Jangn mudah terjebak dalam penyebaran hoaks. Jika ingin menyebaran informasi yang masuk, upayakan melakukan verifikasi informasi dan konfirmasi,” sebut Zakmi yang juga ketua PWI Tanjungpinang-Bintan ini.

Baca Juga :  Oplos Beras, Bos Pinang Lestari Ditahan

Selain itu, Zakmi juga menyarankan untuk setiap mahasiswa STAIN agar mahir menulis opini sebagai tawaran solusi dari masalah sosial yang terjadi di masyarakat. “Sejauh ini, banyak tulisan mahasiswa STAIN SAR yang terbit di media cetak. Artinya, Mahasiswa-mahasiswa STAIN SAR punya kemampuan yang baik dalam menulis. Opini yang terbit di media masa, itu sudah melalui penjaringan dan yang mengangkat tema menarik serta tulisannya baik tentu akan diterbitkan oleh redaksi setiap media masa yang memiliki halaman opini,” sebut Zakmi.

Sementara itu, Andy Winata, banyak menceritakan tentang teknik membuat video pendek untuk melatih kemampuan mahasiswa memanfaatkan smartphonenya dalam membuat hal-hal yang bermanfaat.

“Sebagai bentuk perhatian kami ke mahasiswa, Fikom punya program menampilkan video-video kreatif yang dikirim masyarakat melalui acara society jurnalism,” sebut Andy.
Sementara itu, Teddy Rahardi, banyak memotivasi mahasiswa agar memanfaatkan setiap waktu luang untuk melakukan hal yang bermanfaat.

Baca Juga :  Hari Ini, Operasi Patuh Seligi Dimulai

“Ini eranya para milinial. Semua sudah mengedepankan sistem digital, rekan-tekan mahasiswa mesti bisa memanfaatkan teknologi dalam mempermudah tugas dan rutinitas sehari-hari. Latih kemampuan menulis dan budayakan menggunakan waktu-waktu luang dengan hal hal yang bermanfaat, karena hasil dari setiap rutinitas yang bermanfaat akan terus berguna kedepannya,” sebut Tedy. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here