Belum Semua Sekolah Bisa UNBK

0
560
PARA siswa kelas IX serius mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di salah satu sekolah tingkat SMP di Tanjungpinang.f-tunas/tanjungpinang pos

Tahun Depan Tidak Ada Tambahan Komputer

Komputer menjadi persoalan penting saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dipastikan tahun depan masih sama seperti tahun ini, belum semua sekolah tingkat SMP sederajat di Tanjungpinang bisa merealisasikan.

TANJUNGPINNAG – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG menuturkan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK masih tetap sama. Diperkirakan 12 sekolah tingkat SMP itupun karena menumpang di SMA sederajat yang ada di Tanjungpinang.

”Tahun depan belum ada penambahan komputer secara khusus untuk penunjang UNBK. Jadi banyak sekolah yang melaksanakan UNBK menumpang,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (19/12).

Seperti diketahui bersama sekolah negeri yang mandiri melaksanakan UNBK, baru satu sekolah. Yaitu SMPN 1 Tanjungpinang.

Baca Juga :  Internet Sempat Off Satu Jam

Ini artinya hanya sekolah itu yang memiliki komputer dan jaringan internet beserta teknisi sendiri. Sedangkan sekolah negeri lain melaksanakan UNBK menumpang.

Dadang menuturkan, sebagian sekolah lainnya terpaksa masih menggunakan sistem Ujian Nasional Pensil Kertas (UNPK) atau manual.

Dituturkannya, sebenarnya pemerintah daerah berharap ada bantuan dari pusat melalui Kementerian Pendidikan terkait pengadaan komputer. Hanya saja, hingga kini belum ada jawaban pasti.

”Kami sudah mengusulkan sejak tahun lalu. Terus dikomunikasikan namun belum ada bantuan,” tuturnya.

Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu menuturkan, minimal setengah sekolah di Tanjungpinang sudah mandiri yaitu memiliki komputer dan perlengkapan pendukung lainnya untuk melaksanakan UNBK.

Sebab, sebagian sekolah lainnya, bisa menumpang di sekolah lainnya. Seperti biasa, jadwal UNBK SMA sederajat lebih dahulu dibandingkan siswa SMP sederajat.

Baca Juga :  Alumni SMPN 1 Kundur Jadi Gubernur

Bila setengah dari jumlah seluruh sekolah mandiri melaksanakan UNBK, maka semua siswa kelas IX bisa melaksanakan ujian sistem komputer.

Menurutnya, selama ini komunikasi yang terjalin juga baik. Pihaknya, mendorong setiap OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang bisa menjolok anggaran dari pusat, meski demikian, di 2019 ini meminta Disidik mengusulkan pengadaan komputer untuk beberapa sekolah.

Menurutnya, ini sudah menjadi kebutuhan. Sesuai komunikasi yang dilakukan kepada setiap sekolah, bahwa para siswa mengaku lebih senang UNBK dari pada UNPK. Alasan mendasar karena tidak perlu ribet melingkari jawaban. Menggunakan komputer hanya mengklik jawaban.

”Memang lebih mudah ujian pakai komputer hanya meng-klik jawaban yang dianggap benar. Bila manual perlu melingkari dan butuh ketelitian,” paparnya.

Baca Juga :  4 Siswa SDN 5 Sekupang Dapat Beasiswa Prestasi

Ia berharap Disdik ada usulannya, minimal untuk beberapa sekolah yang merasa sudah siap. Diantaranya, SMPN 4, SMPN 5 dan SMPN 7 Tanjungpinang. Sisa sekolah lainnya, bisa diajukan melalui APBN.

”Kita berharap harus ada penambahan sekolah yang siap melaksanakan UNBK secara mandiri,” tuturnya.

Anggaran untuk pendagaan komputer dan perangkat, untuk masing-masing sekolah di perkirakan Rp 500 juta. Bila untuk tiga sekolah tersebut, daerah minimal mengalokasikan Rp1,5 miliar.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here