Berinvestasi di Lobam Makin Mudah

0
763
TERSENYUM: Bupati Bintan H Apri Sujadi tersenyum bersama pengelola BIIE Lobam Frans Gunara dan Jamit Hidajat, usai penandatanganan MoU KLIK, di Batam F-istimewa/humas pemkab bintan

Setelah KLIK, Bupati Inginkan Rekrut Ribuan Pekerja

Bintan – BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wabup H Dalmasri Syam merasa bangga, ketika kawasan Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam diberikan program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK), oleh BKPM pusat. Dengan demikian, berinvestasi di kawasan industri Lobam semakin mudah.

Usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Bupati Bintan H Apri Sujadi menjelaskan, pemberlakuan fasilitas program KLIK, akan memberikan dampak positif bagi perkembangan investasi di kawasan industri Lobam.

Karena, setiap investasi yang ingin masuk, akan diberikan kemudahan. Terutama dalam pengurusan izin-izin dan pembangunan konstruksi.

Menurut Bupati Bintan, program KLIK ini menjadi sarana pendukung untuk pencapaian target realisasi investasi, sekaligus perwujudan koordinasi pemerintah pusat dengan Pemkab Bintan.

Selama ini, ada keluhan dari calon investasi untuk pengurusan izin. Di masa sekarang, kemudahan regulasi bagi investasi sudah banyak.

”Berinvestasi di kawasan Lobam, semakin mudah. Namun kami berharap, dengan kemudahan ini, pihak pengelola industri Lobam harus bisa memberikan kesempatan merekrut pekerja yang lebih banyak. Terutama untuk pemuda dan pemudi lokal, dari Bintan,” kata Apri Sujadi, saat dihubungi Tanjungpinang Pos, Jumat (3/2) kemarin.

”Dengan program KLIK ini, investor akan mendapat pelbagai kemudahan fasilitas investasi. Ini, tentunya harapan baru, untuk mendatangkan investor berinvestasi di Bintan lebih banyak,” tambah Apri Sujadi, yang menyatakan, sedang bersama Wabup H Dalmasri Syam, Plt Sekda Adi Prihantara, Kepala DPMPTSP dan Naker Bintan Hasfarizal Handra serta Kadispar Luki Zaiman Prawira.

Apri Sujadi menjelaskan, program KLIK adalah fasilitas pelayanan untuk kemudahan investor membangun konstruksi atau bangunan fisik investasi setelah mendapatkan izin prinsip (IP). Jika sudah ada IP, perusahaan sudah bisa membangun konstruksi, meski belum ada izin-izin lainnya, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Lingkungan, Amdal atau UKL/UPL dan izin lainnya.

”Tapi, sejak membangun konstruksi, investor diwajibkan mengurus izin-izin lainnya. Pengurusan izin-izin lainnya itu wajib selesai, sebelum seluruh pembangunan konstruksi siap. Ini lah kemudahan berinvestasi di Lobam, dan Bintan. Dalam berinvestasi, kita pun akan melihat kawasannya, harus sesuai tata ruang,” tegas Apri Sujadi. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here