Bimbel Quen Bentuk Asosiasi Keluarga Terencana

0
610
FOTO BERSAMA : Wako Tanjungpinang, Lis Darmansyah foto bersama dengan Russely Luthan, Direktur Quen Tanjungpinang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dadang serta guru Quen Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Bimbingan Belajar (Bimbel) Quen Tanjungpinang membentuk Asosiasi Keluarga Terencana dan Kelas Inspirasi Orang Tua Siswa di Gedung Serba Guna Bulang Linggi, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Rabu (23/8). Asosiasi ini berawal ide dari Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Hal ini disambut baik Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah saat menghadiri pembentukan Asosiasi Keluarga Terencana dan Kelas Inspirasi Orangtua Siswa Quen Tanjungpinang.

Quen Tanjungpinang merupakan lembaga pendidikan belajar nonformal. Lembaga bimbingan belajar ini telah memiliki 300 siswa/siswi di Tanjungpinang. Lis mengatakan, terbentuknya asosiasi ini merupakan terobosan baru bagi lembaga dunia pendidikan nonformal, yaitu Quen Tanjungpinang. Karena lembaga pendidikan nonformal ini ikut memikirkan serta mengikat rasa kekerabatan diantara orangtua di dunia pendidikan Kota Tanjungpinang. ”Saya raya ini sangat luar biasa,” kata Lis.

Jadi, lanjut dia, jangan hanya orangtua sekedar menitipkan anak langsung dibiarkan begitu saja. Tetapi kekerabatan antara orangtua siswa/siswi Quen Tanjungpinang perlu dijaga dengan baik. Misalnya, ia langsung mencontohkan, ada metode pembelajaran yang dianggap orangtua siswa/siswi tidak tepat lagi diberikan oleh guru tersebut. Dengan adanya terbentuk asosiasi ini, para orangtua bisa langsung menyampaikan idenya melalui diskusi bersama. Sehingga para orangtua bisa langsung menyampaikan ke guru bersangkutan.

Kemudian, bisa juga para orangtua memberikan masukan ke Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pendidikan terkait dunia pendidikan. Supaya dunia pendidikan kedepan bisa maju serta berkembang di Kota Tanjungpinang. ”Saya memberikan apreasiasi kepada Quen Tanjungpinang yang peduli dengan dunia pendidikan di Kota Tanjungpinang,” ucap dia.

Kenapa ada lembaga pendidikan? Menurutnya, karena pendidikan formal yang didapat siswa/siswi di sekolah belum tentu cukup. Kenapa, lanjut dia, perkembangan dunia pendidikan begitu cepat. ”Jadi kita perlu adanya lembaga bimbingan belajar di Tanjungpinang. Quen salah satunya lembaga pendidikan di Tanjungpinang,” sebut dia.

Direktur Quen Tanjungpinang, Russely Luthan mengatakan, asosiasi ini salah satu program dari Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Karena Dinas Pendidikan minta kepada Quen Tanjungpinang untuk membentuk asosiasi keluarga terencana dan kelas inspirasi orangtua siswa. ”Jadi, kita Quen Tanjungpinang hal projek Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang,” kata Russely.

Hal ini sangat positif sekali. Sehingga bisa menghasilkan dunia pendidikan dengan efektif dan baik. Karena semua ini berkat kerjasama antara Quen Tanjungpinang bersama para orangtua serta pemerintah daerah, yaitu Pemko Tanjungpinang. Sehingga ada tingkat kontrol dalam pendidikan yang dilakukan Quen Tanjungpinang melalui tenaga pengajar. ”Kami jangan merasa benar saja. kita perlu ada kritikan serta masukan dari masyarakat khususnya para orangtua siswa/siswi. Mudah-mudahan banyak masukan serta perbaikan buat kami. Meskipun kami dunia pendidikan di swasta, tetap membantu meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tanjungpinang dengan baik,” harap dia. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dadang mengatakan, ini salah satu program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here