Bisnis Hotel Masih Lesu

0
1075
PELAYANAN: Resepsionis di Hotel Comfort Tanjungpinang saat melayani pengunjung, F-Andri/tanjungpinang pos

Anggaran Pemerintah Belum Berpengaruh

Tanjungpinang – HINGGA Maret ini, bisnis hotel belum menggeliat. Tingkat hunian hotel juga masih sepi. Ini menjadi keluhan para pengelola hotel. Padahal larangan melaksanakan kegiatan di hotel sudah dicabut.

Pernah diterapkan karena surat edaran dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi. Tujuan aturan tersebut hanya agar mengoptimalkan penggunaan fasilitas Pemda.

Kini pemerintah daerah diperbolehkan melakukan berbagai kegiatan di hotel. Mulai dari seminar, simposium, penyuluhan atau sosialisasi kebijakan.

Sekretaris I Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tanjungpinang, Sudarmoko kepada Tanjungpinang Pos, Senin (13/3) menuturkan, meski demikian belum banyak kegiatan yang dilaksanakan pemerintah di hotel. Padahal APBD Murni 2017 sudah di sahkan sejak awal tahun lalu.

Baca Juga :  Banyak Gratisnya, Dijual Cuma Rp 136 Juta

Menurutnya, setiap hotel paling baru menerima dua atau tiga kali pesanan dari Pemda untuk kegiatan. Padahal biasanya, sudah banyak apakah itu sosialisasi, rapat serta kegiatan lainnya.

Moko mengatakan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang, Bintan dan Pemprov belum berani membuat kegiatan di hotel. Ini dikarenakan, kegiatan masih sebatas rutin.

”Biasanya pasti ada OPD melaksanakan kegiatan di hotel. Apakah itu pertemuan, sosialisasi maupun lainnya. Mungkin masih tahap penyusunan,” terangnya.

Ia hanya memprediksi kemungkinan awal April atau memasuki triwulan kedua, Pemda melaksanakan kegiatan. Apakah itu di hotel maupun lainnya.

Baca Juga :  Buruan Beli Mobil, Uang DP Toyota Turun

”Pemerintah biasanya adakan kegiatan itu triwulan dua, kalau triwulan satu masih tahap kegiatan rutin mungkin” (Andri Dwi S)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here