Bom Ikan Kembali Marak di Tambelan

0
393
Bom ikan meletak (yang dilingkari) di perairan Tambelan, Bintan baru-baru ini. f-istimewa
Aksi pengeboman ikan kembali marak di perairan Tambelan, Bintan. Sejumlah nelayan tradisional dari Kecamatan Tambelan resah adanya aksi menangkap ikan dengan bom ikan.

BINTAN – Pasalnya, aksi bom ikan ini sudah membuat hasil tangkapan nelayan tradisional menurun. Merusak terumbu karang dan ekosistem laut lainnya.

Tim gabungan Polri, Kecamatan Tambelan dan Koramil melakukan pengejaran terhadap kapal penangkap ikan yang menggunakan bom.

Namun kapal pengembom ikan itu lolos dari operasi tim gabunga, Diduga ada komplotan pengebom ikan yang membocorkan operasi tersebut.

Kapolsek Tambelan Ipda Missyamsu Alson menjelaskan, pengejaran terhadap kapal ikan yang melakukan pengeboman tersebut, pada tanggal 1 Juli lalu, sekitar pukul 10.00. Kemudian, pada 3 Juli sekitar pukul 06.00, juga dilakukan pengejaran.

”Tanggal 1 Juli dikabarkan ada 2 kapal dari luar Tambelan, yang melakukan aktivitas pengeboman ikan. Tanggal 3 Juli, juga ada informasi yang sama di Pulau Benua. Namun saat sampai di sana, kapal sudah lolos dan lari,” sebutnya, Minggu (7/7).

Sabtu (6/7) lalu, pihaknya melakukan pengintaian sekitar pukul 22.00, di lokasi yang dicurigai. Namun, hasilnya nihil.

”Kami minta juga kepada UPT Perikanan, agar menurunkan kapal PSDKP untuk patroli ke Tambelan. Kemudian juga berkoordinasi dengan Lantamal XII Pontianak, untuk membantu mengerahkan KRI di sekitar Tambelan,” ucapnya.

Beberapa kendala dihadapi tim, karena tidak adanya sarana kapal cepat di Tambelan, untuk mengejar pelaku pengeboman ikan. Kemudian, ada spionase atau mata-mata dari sekelompok warga di Tambelan, yang menginformasikan ke kapal pengeboman ikan itu, bila ada operasi aparat keamanan.

”Meski demikian, kami masih akan terus memburu pelaku pengeboman ikan dengan sarana yang ada,” tambahnya.(JENDARAS-YENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here