BP Ambil Alih Pantai Melur

0
955
Liburan: warga memadati Pantai Melur Jembatan 5, Barelang saat liburan beberapa waktu lalu.f-istimewa

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengambil alih Pantai Melur yang sebelumnya sempat dikelola oleh Pemko Batam. Menurut pihak BP Batam, Pengambilan alihan Pantai Melur, Barelang itu dilakukan setelah pantai yang masuk objek wisata di Batam itu tidak diurus oleh Pemko.

BP Batam sendiri, merencanakan akan membangun kawasan itu untuk tetap menjadi objek wisata. Pengambilalihan kawasan itu diungkapkan Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam, Purba Robert S, Rabu (3/5) di Batam.

”Kami sudah kirim surat ke Menkeu, untuk mengambil Pantai Melur untuk kami kelola. Kita bersurat ke Menkeu, karena itu tercatat sebagai aset milik negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Subang Mas Jadi Sentra Pertanian

Diakui, sebelumnya ada nota kesepahaman peminjaman dengan Pemko, termaksud untuk mengelola camp vietnam. Namun, belakangan kawasan itu tidak dikelola Pemko.

”Makanya kita ambil alih. Kita sudah sampaikan ke Pemko dalam surat, kalau kita akan mengambil alih, untuk mengelola,” beber Robert.

Terkait dengan kawasan wisata itu, diakui Pemko Batam tidak pernah menyampaikan ke BP Batam.

”Harusnya menyampaikan ke kita, tidak bisa mengelola, termaksud alasan. Jadi kita bisa mengambil alih,” ujarnya.

Terkait dengan aktivitas kelompok masyarakat di wilayah itu, diakui akan dilaporkan ke Polda Kepri, karena diduga ada pengrusakan milik negara.

Baca Juga :  Pemko Bantu Pematangan Lahan BLK Tanjunggundap

”Yang di situ dirusak. Nanti, rencana kita akan siapkan master plan penggunaan Pantai Melur, sebagai kawasan wisata,” beber dia.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, Pantai Melur sudah dibangun Dinas Parawisata. Namun, pada tahun 2014 atau 2015 lalu ada masyarakat yang membawa surat tanah atas Pantai Melur dan mengklaim kepemilikan pantai.

”Kita tidak bisa apa-apa karena bukan aset pemko,” kata Rudi beberapa waktu lalu.

Selain itu, sambung Rudi, daerah itu masih status quo. Akibatnya, surat tanah di wilayah Pantai Melur mesti berdasarkan surat Mendagri.

Baca Juga :  BP Batam Ramaikan Rising Merdeka Week di Singapura

”Ada aturan, tidak boleh ada pejabat yang menerbitkan surat di kawasan tersebut,” cetus Rudi.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here