BP Janji Tata Pelra di Batam

0
571
Deputi BP Batam Dwi Eko Winaryo bersama Kepala BC Batam Susila Brata dan Kepala Kanpen Batam saat diskusi yang digelar INSA Batam, Rabu (17/1)f-istimewa/humas bp batam

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengungkapkan rencana untuk menata pelabuhan rakyat (Pelra) di Batam. Pelabuhan yang tersebar di sejumlah daerah di Batam, direncanakan ditata untuk mendukung pelabuhan yang lebih memadai bagi masyarakat. Selain itu, agar keberadaan Pelra-pelra itu tidak menjadi pintu terjadinya pelanggaran hukum.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo saat dialog yang diinisiasi INSA dengan pelaku usaha eksport import, Rabu (17/1) menjanjikan hal itu. ”Akan kita lihat nanti bentuk penataannya. Penataan tidak mudah, maka kita akan lihat secara konprehensif. Kita akan duduk lagi dengan assosiasi untuk melakukan penataan. Kita akan lihat dari mereka seperti apa,” ujar Dwi.

Baca Juga :  24 PPK Tambahan Dilantik

Dijelaskan, penataan itu dinilai perlu dilakukan agar pelabuhan yang diperuntukan untuk kepentingan masyarakat. Sehingga bisa digunakan sesuai dengan fungsinya dan tidak dimanfaatkan oleh pihak untuk melakukan aktivitas ilegal. ”Memang tidak mudah melakukan penataan. Tapi kita akan gandeng assosiasi pemilik kapal rakyat untuk duduk bersama,” jelasnya.

Diharapkan data lengkap terkait Pelra dapat diperoleh dari assosiasi kapal rakyat di Batam. Sehingga semua pelra dapat ditata untuk kepentingan masyarakat. ”KSOP pelabuhan rakyat sebenarnya harapan kami. Sehingga lahan dapat kita jadikan satu tempat jangan dikasih masuk yang bukan anggota,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemanah BIFZA ASC Raih Delapan Medali di Johor

Penertiban dinilai penting dilakukan terhadap aktivitas kapal di Pelra, untuk menjaga dan keselematan perlayaran. ”Mudah-mudahan kedepan dikasih pemaham para kapalpelabuhan rakyat. Muatanya juga dijaga saya tidak mau pelabuhan rakyat tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif, imbuhnya.

Menurutnya, pendataan kapal rakyat penting. Saat pendataan selesai dilakukan, maka data kapal-kapal di Batam yang beroperasi di Pelra diketahui. Sehingga pengawasan lebih mudah dilakukan. ”Yang pertama kita mencoba untuk bisa registrasi,” imbuh Dwi.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here