Bright PLN Jamin Listrik di Pulau Bintan Aman

0
1066
GARDU PLN: Teknisi di Gardu Induk PLN Tanjunguban melakukan pemantauan jaringan pasca pemadaman akibat gangguan di interkoneksi Batam- Bintan, belum lama ini.f-jendaras/tanjungpinang pos

Mulai 1 September Pemadam Bergilir di Batam

Bright PLN Batam menjamin pasokan daya listrik ke Tanjungpinang dan Bintan aman. Untuk Batam tetap ada pemadaman bergilir. Meski demikian listrik di Pulau Bintan tidak akan ada pemadaman.

BATAM – PLN mengambil langkah melakukan pemadaman bergilir di seluruh Batam, karena usulan kenaikan tarif listrik tahap dua belum disetujui Gubernur Kepri. Sebelumnya, di surat PLN yang beredar di kalangan media menyebutkan, pemadaman bergilir juga akan di Tanjungpinang dan Bintan. Namun, Manager of Public Relations Bright PLN Batam, Bukti Panggabean menepis hal itu. ”Sementara ini, untuk listrik di Tanjungpinang dan Bintan, belum masuk dalam daftar pemadaman bergilir. Memang kemampuan operasional PLN Batam sudah semakin terbatas. Makanya mulai 1 September 2017, ada pemadaman di Batam terhadap sebagian wilayah di Batam,” katanya.

Diakui, rencana pemadaman bergilir di Batam belum diketahui akan diberakhir sampai kapan. Namun diakui, pihaknya masih menunggu kondisi keuangannya membaik. Untuk bisa memulihkan kemampuan PLN dalam menyediakan daya secara normal, dibutuhkan persetujuan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam menyetujui kenaikan tarif listrik tahap dua. ”Kami terpaksa melakukan pemadaman, karena kemampuan operasional Bright PLN Batam untuk menyediakan suplai tenaga listrik turun. Juga ada defisit daya akibat pemeliharaan pembangkit,” katanya.

Baca Juga :  100 Persen Listrik Prabayar Sudah Tersambung

Diakui, biaya operasional yang semakin tinggi, tidak mampu ditutupi PLN Batam. Sehingga jika ada salah satu pembangkit yang padam (off) karena pemeliharaan maka akan terjadi defisit. ”Biaya pokok penyedian tenaga listrik di Batam atau BPP sebesar Rp1.448 per KWH. Harga jual rata-rata bright PLN Batam hanya Rp1.350 per KWH. Jadi ada selisih kekurangan,” katanya.

Diakuinya, untuk industri, mereka berusaha menjaga tidak ada pemadaman. Hal itu untuk membantu industri di Batam, tidak terganggu ditengah investasi yang menurun. ”Investasi di Batam sedang lesu dan mengalami penurunan. Kita prioritaskan industri dan bisnis tidak terjadi pemadaman. Kita jaga iklim investasi. Karena kalau terganggu, masyarakat juga susah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lima OPD Mulai Tempati Gedung Baru

Bukti menjelaskan, beban puncak di Batam juga telah mencapai sekitar 416 MW seiring pertumbuhan sektor konsumtif atau rumah tangga, yang sangat pesat. Sementara sektor produktif industri dan bisnis turun dari tahun ke tahun yang dahulu 32 persen sekarang hanya 25 persen dari total pelanggan bright PLN Batam. ”Konsumsi rumah tangga naik dari 32 persen sekarang naik 37 persen termasuk daerah Batam Centre,” imbuhnya.

Sementara untuk pemadaman, masyarakat bisa menghubungi melalui contact centre Bright PLN Batam 123 dari telepon rumah atau 0778 123. Bisa juga dilihat di website info.plnbatam.com dan Facebook Bright PLN Batam, www.facebook.com/brightPLNBatam. ”Kami mengimbau, pelanggan juga melakukan penghematan energi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Ikut Pesta Siaga Kwarcab

Sementara itu, M Anson, Asisten Manager Pelayanan dan Administrasi PLN Cabang Tanjungpinang, mengatakan meskipun di Batam terjadi pemadaman bergilir, tapi pemadaman bergilir tidak terjadi di Tanjunginang dan Bintan. ”Walaupun listrik kita di suplai dari Batam, tidak pengaruh terhadap pemadaman dilakukan PLN Batam,” bebernya.

Sebab, sambung dia, di Batam itu banyak pembangkit listrik. Kemudian tarif yang digunakan di Batam dengan pelanggan PLN di Batam berbeda. ”Kalau pelanggan kita memakain tarif nasional. Kalau pelanggan PLN Batam, memiliki tarif khusus,” tegasnya singkat. Kata dia, daya listrik di Tanjungpinang aman.(MARTUA-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here