BTN Ajak Pemprov Bantu Rumah Murah

0
542

BATAM – Bank Tabungan Negara (BTN) mengajak Pemerintah Provinsi Kepri untuk terlibat dalam penyediaan rumah murah, sebagaimana program pemerintah pusat. Diharapkan, Pemprov akan ikut serta untuk penyediaan rumah murah, bagi nelayan, pedagang kaki lima dan lainnya.

Harapan dan ajakan itu disampaikan Kepala BTN Batam, Ali Irfan, beberapa hari lalu di Batam. Selain itu, BTN juga menyediakan KPR mikro untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Masyarakat berpengasilan rendah itu di antaranya nelayan dan PKL. ”Mudah-mudahan nanti saya bisa berpatner dengan pemerintah daerah, terutama Pemprov Kepri. Ini untuk penyediaan rumah subsidi,” katanya.

Baca Juga :  Wako Minta Menteri Cabut Fasilitas FTZ

Penyediaan rumah murah dalam program sejuta rumah murah di Indonesia, disebutkan dalam dua kategori. Pertama untuk penduduk berpenghasilan Rp4,5 juta kebawah. “Tapi dibuka juga untuk berpenghasilan 4,5 juta keatas. 40 persen untuk berpenghasilan Rp4,5 juta keatas dan 60 persen berpenghasilan dibawahnya,” sambungnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengatakan, mendukung dan akan membantu program untuk pemberdayaan dan penguatan potensi elemen masyarakat. Diharapkan, kedepan pemerintah juga akan selalu bersama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Nurdin optimis, ekonomi Batam akan pulih dalam waktu dekat. Sehingga pembanguan yang dilakukan swasta, akan mendorong percepatan pembangunan.

Baca Juga :  Pemko dan BP Sering Bikin Gaduh

Hanya saja, diminta agar semua sektor digarap dengan baik. Termaksud dibidang hunian. ”Mungkin dulu kita terjebak dengan satu potensi. Pada hal banyak potensi bisa kita garap. Kalau proyek apartemen ini berhasil, pemerintah membuka peluang seluas-luasnya untuk mengembangkan apartemen subsidi,” sambung Nurdin.

Di sisi pemerintahan, Nurdin berjanji akan terus mengoptimalkan pelayanan. Perlu kebijakan untuk mempermudah swasta untuk mengembangkan usaha. ”Saya akan memotivasi, peningkatan publik service. Misalnya, kalau membagun hotel, jangan terlalu banyak dokumen. Kita perlu policy untuk mempermudah,” janjinya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here