Buaya 1 Ton Muncul Dekat Pemukiman

0
899
BUAYA: Warga dibantu aparat keamanan berhasil menangkap buaya di dekat Perumahan Putri Hijau Sagulung. F-ISTIMEWA

BATAM – Ribuan warga silih berganti mengabadikan buaya dengan bobot sekitar satu ton di lahan timbunan tak jauh dari Perumahan Putri Hijau Sagulung sejak, Kamis (25/5) hingga Jumat (26/5).

Buaya itu ditangkap warga Kamis (25/5) sekitar pukul 16.00. Buaya tersebut sempat dibiarkan satu malam di lapangan itu dan diikat ke truk sebelum akhirnya dibawa, Jumat kemarin siang. Berdasarkan informasi dari warga, buaya itu diduga datang dari tempat lain mengingat selama ini mereka jarang melihat ada buaya di sana apalagi seberat itu.

”Saya lihat juga. Duh, besarnya. Ngeri nengoknya. Kata orang-orang disitu enam meter. Hampir satu ton,” ujar Rini Dinda, warga Perumahan Griya, kemarin.

Buaya itu akhirnya dibawa pakai truk kemarin siang setelah pemerintah kecamatan turun untuk melihatnya. Belasan warga turut mengangkat biaya tersebut ke atas truk.

”Satu ton kayaknya itu atau kurang sikitlah,” ujar salah satu warga yang ikut mengangkatnya.

Rini menjelaskan, tempat itu merupakan bekas rawa dan sudah lama ditimbun. Kini, tanah itu dijadikan lapangan bermain untuk warga di sana. Setiap sore terlebih Sabtu dan Minggu, warga cukup ramai di sana sambil membawa anaknya main layangan.

”Itu kan tempat main layangan. Sekarang takut deh bawa anak ke sana,” katanya lagi.

Dirinya tidak mau lagi mengajak anaknya main layangan di sana karena khawatir ada buaya lain. Apalagi, ada informasi buaya itu datang dari tempat lain hingga sampai ke sana.

”Saya sudah delapan tahun tinggal di sini belum pernah nampak buaya. Sekali nampak, buaya raksasa. Aku yakin masih ada kawannya itu. Makanya gak main layangan dulu di sana,” bebernya lagi.

Informasinya, buaya berukuran sekitar empat meter tersebut ditangkap warga yang sedang melintas di Sungai Sagulung. Erwin dan doni disebut-sebut orang yang pertama melihat dan menangkapnya.

Informasi lain, mereka kemudian dibantu seorang aparat keamanan untuk menangkap buaya tersebut. Buaya ini sebelumnya berada di pinggir sungai dan dengan posisi badan bagian bawah berada di lumpur. Namun kepala, ekor dan badan buaya nampak jelas.

”Mungkin sedang berjemur. Pas kami pulang kemarin malam, nampak ada buaya. Mungkin sedang berjemur,” kata Erwin.

Awalnya, mereka tidak berani mengganggu buaya tersebut. Mereka hanya melewatinya begitu saja. Belum ada niat untuk menangkapnya. Saat mereka balik lagi ke tempat itu, buaya tersebut masih ada. Mereka pun nekat untuk menangkapnya. Modal nekat dan berbekal tali nilon, Erwin dan lima temannya menangkap buaya tersebut.

”Takut juga kalau tak ditangkap. Apalagi tiap hari ada warga lewat sungai itu. Tempat ini pun keliling perumahan. Kan bahaya,” katanya.

Informasi lainnya, penangkapan buaya itu dibantu anggota Marinir. Penangkapan berhasil setelah tiga jam. Mereka memasang perangkat nilon dan jaring. Bahkan, perangkap itu sempat robek saking besarnya buaya tersebut. Buaya sempat lari. Namun mereka tidak pernah menyerah. Mereka terus memburunya hingga akhirnya berhasil ditangkap. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here