BUMD Dituntut Tingkatkan Perekonomian Daerah

0
859
KAPAL: Tampak dua unit kapal yang diserahkan dari Pemda kepada BUMD untuk dikelola, kini sandar di pelabuhan Antang Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan.f-indra gunawan/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Perusahaan plat merah yakni Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas dituntut untuk memajukan perekonomian daerah.

Berdirinya BUMD, telah diatur diatur dengan suatu peraturan daerah (perda) yang aktivitasnya memenuhi kebutuhan turut memajukan ekonomi masyarakat.

Tokoh masyarakat bernama Padhil Hasan mengatakan, BUMD itu sangat penting bagi daerah sebab sebagai peran serta dalam melaksanakan pembangunan ekonomi daerah.

Ia melanjutkan, BUMD dalam melaksanakan aktivitasnya selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada daerah tersebut, dan berusaha meningkatkan pendapatan daerah.

”Namun di Kabupaten Kepulauan Anambas sejauh ini BUMD dinilai belum berfungsi dengan semestinya,” ujar Padhil, Minggu (16/4).

Baca Juga :  Kades Bisa Bangun Sarana Permainan Anak

Menurutnya, keadaan itu tidak bisa dibiarkan, dan sikap pemerintah daerah mesti tegas dan segera memanfaatkan BUMD ini dengan baik.

”Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, pemda harus segera memikirkan Perusda ke depannya lebih baik dan dapat menguntungkan daerah,” kata Padhil.

Anambas memang memiliki BUMD, yakni Perusda Anambas Sejahtera, namun sejauh ini dinilai belum efisien.

Menurutnya, banyak hal yang dapat dilakukan oleh BUMD tersebut, dalam mengembangkan suatu usaha bagi mendapatkan penghasilan untuk daerah.

Padhil menjelaskan, jika BUMD ini mengalami kerugian, maka pemda secara tidak langsung yang akan menanggung akibatnya.

Baca Juga :  Sinyal Telkomsel Sudah Aktif

Tetapi dengan catatan, kegiatan yang dilakukan sesuai dengan peraturan dan mekanisme yang berlaku.

Ia berharap ke depannya, BUMD perlu memiliki tujuan dan konsentrasi terhadap peningkatan dan kemajuan perekonomian daerah.

Lanjutnya, kepemimpinan pemerintahan sebelumnya pernah mendapatkan hibah 2 unit kapal yang terbuat dari bahan kayu yang diberikan dari pihak Kementerian Hukum dan Ham.

Kemudian Pemda menyerahkan kepada kepada BUMD atau Perusda Anambas Sejahtera agar dapat dikelola.

Hingga saat ini, kapal itu tidak difungsikan dengan baik. Ia juga tidak tahu secara pasti apa penyebabnya kapal itu tidak dikelola oleh perusda, dan kini kapal itu masih sandar di Pelabuhan Antang Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan.

Baca Juga :  Wings Air Sukses Mendarat di Letung

Terlihat bodi kapal masih terlihat kokoh, sejumlah peralatan kapal tidak lengkap, lalu mesin kapal tampak utuh meskipun telah berkarat. (cr29)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here