BUMD Kelola Pabrik Es Giling di Bincen

0
1180
Gilingan es: Direktur BUMD Kota Tanjunpinang, Asep Nana Suryana sedang menunjukkan es giling di Pasar Bestari Bincen F-Andri/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Wali Kota (Wako) Tanjungpinang, H Lis Darmansyah meresmikan pabrik es giling di Pasar Bestari Bintancentre (Bincen), Senin (8/5).

Mesin genset serta perangkat pembuatan es giling di kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang atas bantuan dari Kementerian Perikanan sekitar Rp 500 juta sampai Rp 600 juta.

Lis mengatakan, dengan adanya pabrik es yang di kelola oleh BUMD Kota Tanjungpinang, bisa membantu para pedagang di Pasar Bestari Bincen terutama yang membutuhkan es giling untuk barang dagangannya. Seperti sayur mayur, ikan, ayam serta daging.

”Alhamdulillah kita bisa memenuhi kebutuhan es di Pasar Bestari Bincen ini. Diperkirakan kebutuhan pedagang hanya berkisar 700 kilogram per harinya. Kita bisa produksi es giling 1,5 ton per hari,” kata Lis kepada Tanjungpinang Pos di Pasar Bestari Bincen.

Baca Juga :  Aparat Perketat Pengawasan Pelabuhan

Tak hanya memenuhi kebutuhan pedagang saja, tetapi lanjut politisi PDI Perjuangan tersebut, es giling yang di jual BUMD Kota Tanjungpinang hanya Rp 7 ribu per satu ember cat besar atau 11 kilogram. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan es yang dijual dari BUMD Kota Tanjungpinang mencapai kisaran Rp 9 ribu.

”Selisihnya Rp 2 ribu. Jadi, jauh lebih murah. Ini sangat membantu para pedagang yang membutuhkan es di Pasar Bestari Bincen,” sebut dia.

Harga es lebih murah dibenarkan Direktur BUMD Kota Tanjungpinang, Asep Nana Suryana. Pihaknya berkomitmen menjual es giling hanya Rp 7 ribu per satu ember atau 11 kilogram es giling tersebut.

Baca Juga :  Penempatan Arah Kiblat di Masjid dan Musala atau Surau Harus Tepat dan Benar

”Intinya, kita jual es giling lebih murah dari yang lain,” kata Asep.
Terkait bantuan ini, diterima

terima hanya berupa barang. Seperti mesin genset dan mesin giling es serbu serta perlengkapan lainnya. Seperti boks penampung es giling tersebut,” kata Asep.

Satu hari, kata dia, mesin ini bisa menghasilkan 2 ton es giling. Untuk menghasilkan 2 ton es giling, butuh waktu sekitar 16 jam per harinya. Dalam satu jam, mesin ini bisa menghasilkan 7 ember atau 77 kilogram es giling. Saat ini, lanjut dia, mesin pembuatan es giling dioperasikan menggunakan mesin genset. Mesin genset yang menghabiskan 50 liter minyak solar per hari.

Baca Juga :  Kenaikan Harga Cabai Picu Inflasi

“Kalau bicara untung, cukup-cukuplah. Kedepan kita akan pakai listrik. Kita minta bantuan PLN untuk mengalirkan listrik ke pabrik ini,” tegas dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here